Kamis, 29 Juni 2017

Hanura Sulsel Tegaskan tak Gelar Musdalub

id musdalub, hanura sulsel, abbas selong
Hanura Sulsel Tegaskan tak Gelar Musdalub
Makassar (ANTARA News) - Pengurus Partai Hanura Sulawesi Selatan menegaskan tidak akan menggelar musyawarah daerah luar biasa (musdalub) untuk merombak kepengurusan yang ada saat ini.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Hanura Sulsel Abbas Selong di Makassar, Senin, mengatakan, keputusan itu merupakan salah satu amanah Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura Wiranto, setelah para pengurus melaporkan hasil rapat Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) dan 24 Dewan Pengurus Cabang (DPC) se-Sulsel pekan lalu.

"Pengurus pusat mengatakan kepada kami agar tidak menggelar musdalub. Menurut mereka penyelenggaraan musdalub Hanura Sulsel saat ini tidak memiliki alasan kuat," kata anggota DPRD Sulsel tersebut.

Sehingga dengan adanya ketetapan itu, kata dia, Wiranto juga memerintahkan agar dirinya tetap meneruskan kepengurusan hingga Pemilu 2014.

"Dalam pertemuan saya dengan beliau, dia menepis keinginan sejumlah kader untuk musdalub. Katanya, sangat tidak beralasan. Apalagi yang meminta itu hanya kader biasa bukan pengurus," ujarnya.

Dia menambahkan, ada tiga pesan Wiranto setelah menerima laporan Hanura Sulsel. Pertama mengamanahkan Abbas Selong dan Waris Halid tetap sebagai ketua dan sekretaris.

Kedua, pengurus diinstruksikan menjaga soliditas partai dan mengakomodir semua kepentingan.

Ketiga, Wiranto meminta Hanura Sulsel mengusung kader internal di pemilihan gubernur 2013.

"Soal nama siapa yang akan diusung, tergantung survei. Tapi peluangnya ada di jajaran pengurus dan kader yang duduk di DPRD," katanya.

Sebelumnya, mantan Wakil Ketua Hanura Sulsel, Hasan, mendesak pengurus pusat menggelar musdalub karena menilai kepemimpinan Abbas Selong telah menyebabkan dualisme kepengurusan.

Abbas dinilai membentuk pengurus di tingkat kabupaten dan kota dengan pendekatan intervensi pengurus provinsi, dimana hal tersebut menyalahi pedoman petunjuk pelaksanaan mekanisme pembentukan pengurus.

"Kalau cara kepemimpinan Abbas seperti itu, bahaya bagi Partai Hanura di Sulsel menghadapi pemilu nanti," katanya. (T.KR-AAT/Z002) 

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2011

Baca Juga