Berita Terkait
Makassar (ANTARA News) - Pangsa pasar perbankan umum syariah di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengalami perkembangan 5,2 persen.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Wilayah I Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua) Arief Budi Santoso di Makassar, Selasa, mengatakan, angka perkembangan tersebut lebih tinggi dibandingkan pangsa pasar perbankan umum syariah nasional yang mencapai 4,1 persen.

"Meski masih jauh tertinggal dari pasar perbankan konvensional, pencapaian tersebut sudah menunjukkan kemajuan yang cukup baik," katanya.

Menurutnya, perbankan umum syariah di Sulsel memiliki peluang menguasai pasar lebih besar. Salah satunya dengan melakukan perluasan jaringan di daerah dan gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Pihaknya mencatat terdapat 41 bank umum termasuk Bank Pembangunan Daerah (BPD) di wilayah Sulsel dan Sulbar. 35 diantaranya merupakan bank konvensional dimana lima diantaranya memiliki unit bisnis syariah dan enam bank umum syariah.

Kepala Departemen Perbankan Syariah BI Edy Setiadi mengatakan, sumber daya manusia yang terbatas menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi perbankan umum syariah. Secara nasional, masih dibutuhkan sekitar 20 ribu tenaga perbankan syariah.

Untuk itu, BI terus mendorong Kementerian Pendidikan untuk menciptakan kurikulum perbankan syariah yang diharapkan bisa mendorong terciptanya sumber daya manusia yang lebih baik.

Berdasarkan data BI, per April 2012 total aset perbankan umum syariah di Sulsel tumbuh mencapai 64,79 persen, menjadi Rp3,41 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga meningkat 32,88 persen menjadi Rp1,57 triliun.

Pertumbuhan positif ini juga didukung oleh rendahnya Non Performing Financing (NPF) atau kredit bermasalah yakni 1,55 persen, menurun dibandingkan NPF tahun sebelumnya sebesar 2,63 persen.

Sedangkan total pembiayaan perbankan syariah Sulsel tercatat sebesar Rp3,24 triliun, meningkat 37,06 dari periode yang sama pada 2011. (T.KR-RY/B012)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar