Mamuju (ANTARA News) - Sebanyak enam kecamatan dari 16 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, masuk kategori endemik penyakit malaria.

"Secara umum kita telah berhasil menekan daerah-daerah yang sebelumnya masuk kategori endemik malaria walaupun masih ada enam kecamatan masih terbilang wilayah endemik penyebaran penyakit malaria. Artinya, 10 kecamatan lainnya terbilang bebas dari zona endemik malaria," kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Mamuju, dr Hajrah di Mamuju, Sabtu.

Menurut dia, kecamatan yang endemik penyakit malaria ini diantaranya Kecamatan Tobadak, Topoyo, Tommo, Korossa, Kalumpang dan Budong-Budong dan kecamatan yang bebas dari endemik malaria itu meliputi kecamatan Pangale, Bonehau, Tarailu, Papalang, Kalukku, Mamuju, Simboro, Tappalang, Tappalang Barat dan Balak-Balakang.

"Penyakit malaria merupakan salah satu penyakit menular yang masih menjadi masalah besar di dunia dan bahkan di Indonesia," ungkapnya.

Hajrah menyampaikan, hasil penelitian terungkap sekitar 500 juta manusia terinfeksi malaria dan lebih dari satu juta diantaranya meninggal dunia.

Untuk itu, perlu dilakukan penanganan secara serius untuk memberantas penyakit menular tersebut.

Penyakit malaria kata dia, memiliki resiko tinggi terhadap kematian bayi, anak balita, wanita hamil dan bisa menurunkan produktivitas sumber daya manusia.

Kasus yang terjadi di Mamuju dalam beberapa tahun terakhir terbilang cukup tinggi dengan jumlah kasus yang positif mengidap penyakit malaria mencapai angka 563 jiwa dan yang klinis mencapai 16.810 jiwa.

Bahkan katanya, pada tahun 2010 telah tercatat ada 10 kecamatan yang masuk endemis penyakit malaria. "Kita bersyukur karena beberapa kecamatan itu telah berhasil kita kendalikan. Sekarang tersisa enam kecamatan lagi," tuturnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar ikut memberantas penyebaran penyakit malaria dengan cara memberantas sarang berkembangbiaknya jentik nyamuk. (T.KR-ACO/F003)

Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar