"Publikasi lainnya dari BI juga sangat membantu dalam memberikan informasi," kata Longki.
Berita Terkait
Palu (ANTARA Sulsel) - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menyatakan keberadaan Bank Indonesia (BI) di wilayahnya selama ini dinilai penting karena dapat berperan meningkatkan pertumbuhan ekonomi provinsi itu.

Saat memberikan sambutan serah terima jabatan Kepala Perwakilan BI Sulawesi Tengah di Palu, Jumat, Longki mengatakan penyampaian prospek ekonomi di Sulawesi Tengah bisa membantu dunia usaha melakukan kegiatan BI.

Selain itu, kajian ekonomi regional yang disampaikan secara berkala juga menjadi referensi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah serta pelaku dunia usaha terkini.

"Publikasi lainnya dari BI juga sangat membantu dalam memberikan informasi," kata Longki.

Perwakilan Bank Indonesia di Sulawesi Tengah juga memberi andil untuk menekan angka inflasi di Kota Palu dengan membentuk Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulawesi Tengah.

TPID tersebut awalnya diprakarsai oleh BI Sulawesi Tengah bekerja sama dengan instansi teknis terkait, saat ini pelaksanaanya diserahkan kepada Pemprov setempat.

Saat ini Kota Palu juga telah memiliki TPID sendiri.

Selain itu, peran BI Sulawesi Tengah dalam "menyehatkan" Bank Sulteng juga besar.

"Saat ini Bank Sulteng secara perlahan tumbuh ke arah positif," katanya.

Olehnya dengan pergantian pemimpin Bank Indonesia Sulawesi Tengah diharapkan sinergi positif tetap bisa dilanjutkan agar pertumbuhan ekonomi Provinsi beribu Kota Palu ini tetap positif di atas rata-rata nasional.

Pemimpin Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah saat ini dijabat oleh Purjoko menggantikan Rahmat Hernowo.

Purjoko sebelumnya memimpin BI Pontianak, sedangkan Rahmat Hernowo selanjutnya akan menjadi Kepala Perwakilan BI Purwokerto.
Sementara itu Kepala BI wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua, Mahmud, mengatakan keberadaan BI di daerah berperan untuk mengantisipasi gejolak perekonomian daerah.

Pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tengah pada triwulan I 2013 apabila dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya mencapai 10,57 persen, sedangkan pertumbuhan ekonomi nasional hanya 6,02 persen. M.M. Astro


Editor: Daniel
COPYRIGHT © 2014

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antarasulsel.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar