Minggu, 28 Mei 2017

9.000 hektare sawah Sidrap panen tiga kali setahun

id panen raya, sidrap, agus arifin nu'mang
9.000 hektare sawah Sidrap panen tiga kali setahun
Wagub Sulsel Agus Arifin Nu'mang operasikan mesin panen kombinasi pada panen raya di Kelurahan Lautang Benteng Kec. Maritengngae, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulsel, Jumat (5/2). (ANTARA FOTO/Nurhaya J Panga)
Dari luas total 9.000 hektare tersebut, masih tersisa 1.900 hektare...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Lahan sawah seluas 9.000 hektare di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan (Sulsel) mampu panen hingga tiga kali dalam setahun dengan pelaksanaan program percepatan tanam.

"Dari luas total 9.000 hektare tersebut, masih tersisa 1.900 hektare yang akan dipanen sepanjang Februari, dan Maret kita akan kembali menanam," kata Kadis Pertanian Kabupaten Sidrap Amiruddin Syam usai panen raya padi yang dilakukan Wagub Sulsel Arifin Nu`mang di Kabupaten Sidrap, Sulsel, Jumat.

Dengan percepatan tanam tersebut, ia mengatakan, Sidrap mampu meningkatkan indeks pertanaman hingga IP 300 atau pertanaman hingga tiga kali setahun.

Berdasarkan hasil perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) dari sampel ubinan ukuran 2,5 x 2,5 meter di lokasi panen raya, mampu diperoleh Gabah Kering Panen (GKP) hingga 4,6 kg, atau setara dengan 7,36 ton GKP per hektare.

Ia mengatakan, Sidrap merupakan salah satu kontributor utama produksi beras di Sulsel.

"Kontribusi kita untuk Sulsel mencapai 18 hingga 20 persen, ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu`mang meminta agar Kabupaten Sidrap dapat terus menggalakkan indeks pertanaman hingga tiga kali setahun (IP 300) ini.

"Kalau Sulsel pilar utama pangan nasional, maka Sidrap jadi pilarnya Sulsel," kata Wagub.

Wagub meminta jajaran pemerintah daerah khususnya Dinas Pertanian Sidrap untuk mengantisipasi masalah yang mungkin muncul terkait produksi padi ini.

"Lakukan antisipasi, termasuk soal anomali iklim, dan kemungkinan adanya gangguan hama dan penyakit," pungkasnya.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga