Selasa, 22 Agustus 2017

Disdukcapil Makassar cetak 15 ribu kartu anak

id disdukcapil makassar, kartu anak makassar, nielma palamba
Disdukcapil Makassar  cetak 15 ribu kartu anak
Petugas Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Makassar memperlihatkan Kartu Anak Makassar di loket kantor setempat, Makassar, Rabu (2/3). (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
Saat ini sudah terdistribusi 3.500 kartu anak. Sesuai Rencana Strategis Pemerintah Kota kami ...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar berupaya merampungkan pencetakan Kartu Anak Makassar (KAM) 15 kartu hingga akhir 2016.

"Saat ini sudah terdistribusi 3.500 kartu anak. Sesuai Rencana Strategis Pemerintah Kota kami berupaya mencetak KAM hingga 15 ribu per tahun," kata Kepala Disdukcapil Kota Makassar Nielma Palamba di kantornya, Rabu.

Menurut dia berdasarkan data sementara jumlah anak di Kota Makassar tercacat mencapai 350 ribu masuk dalam data base, kemungkinan akan bertambah mengingat angka kelahiran dan pengurusan Akte Kelahiran mengalami peningkatan.

"Kami juga sedang menjalankan aplikasi untuk mempermudah pelayanan pembuatan KAM. Dukungan semua pihak kami butuhkan mengingat program ini yang sudah masuk program nasional dan direspon positif Kementerian Dalam Negeri," paparnya.

Ia menyebutkan program KAM ini telah menjadi barometer di Indonesia bahkan diberlakukan tahun ini secara serentak di Indonesia melalui program Kartu Anak Indonesia (KAI) di pelopori Kementerian Dalam Negeri.

"Sebelum ada KAI kami lebih dulu memberlakukan KAM di Makassar. Bahkan saya beberapa kali dipanggil Kementerian untuk berbagai saran menyempurnakan KAI. Saat ini pun kami melakukan perubahan-perubahan KAM karena banyak sponsor yang masuk," beber dia.

Kehadiran KAM, kata dia, sebagai bagian dari upaya pemerintah guna mengetahui jumlah penduduk berusia 0-16 tahun yang belum mendapatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sebab, KAM diberlakukan bagi anak usia 0-16 tahun sebagai bentuk indentitas anak.

"Kartu identitas ini dibuat khusus bagi anak-anak sekaligus memudahkan warga Kota Makassar utamanya dalam pengurusan dalam pembuatan kartu anak serta terintegrasi perbankan, alat belanja dan lainnya. Kartu Anak Makassar ini diberlakukan pada usia 0-16 tahun," ujarnya.

Selain itu KIA yang merupakan program nasional akan diberlakuan tahun ini memberikan kemudahan akses anak-anak untuk layanan pendidikan, kesehatan, perbankan hingga keperluan administratif dengan satu kartu.

Sebelumnya KAM diluncurkan saat perayaan Hari Jadi Kota Makassar ke 408 sebagai bagian dari inovasi baru tiap SKPD sebagai cara memudahkan dalam pembuatan surat atau identitas resmi bagi anak di Makassar.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga