Jumat, 23 Juni 2017

PKK Makassar emban perjuangan Kartini

id hari kartini, pkk makassar
PKK Makassar emban perjuangan Kartini
Ketua Tim Penggerak PKK Makassar Indira Yusuf Ismail nonton bareng film 'surat cinta kartini' di Studio XXI MaRI Makassar, Kamis (21/4). (FOTO/Dokumentasi)
"Berkat perjuangan Kartini, perempuan Indonesia bisa setara dalam hal mendapatkan pendidikan, bersosialisasi dengan masyarakat, sekarang bisa kerja, sama seperti kaum laki-laki," ujarnya di Makassar, Kamis.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Makassar Indira Yusuf Ismail menyatakan jika perjuangan Raden Ajeng Kartini, kini menjadi tanggung jawab PKK yang sekarang diembannya ini.

"Berkat perjuangan Kartini, perempuan Indonesia bisa setara dalam hal mendapatkan pendidikan, bersosialisasi dengan masyarakat, sekarang bisa kerja, sama seperti kaum laki-laki," ujarnya di Makassar, Kamis.

Indira Yusuf Ismail yang juga istri dari Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto itu mengatakan, perjuangan yang dilakukan oleh Pahlawan Nasional perempuan itu harus terus digelorakan.

Dirinya mengaku jika sepantasnyalah setiap perempuan menyampaikan terima kasihnya karena berkat RA Kartini perempuan mempunyai kesempatan yang sama dengan laki-laki.

Sebagai ketua PKK dirinya berharap perjuangan yang pernah dibuka Kartini kini diemban penerus-penerusnya terutama anggota PKK kota Makassar sehingga sejarah kelam kaum hawa di masa lalu tidak terulang lagi di masa sekarang.

"Habis gelap terbitlah terang, saya rasa PKK akan tetap mempertahankan itu dengan melakukan pendampingan terutama memberi perlindungan serta menjamin persamaan hak perempuan dan anak-anak," pungkasnya lagi.

Indira juga mengharapkan semangat Hari Kartini Tahun 2016 itu dapat menghapuskan kekerasan bagi kaum perempuan dan anak di Kota Makassar melalui edukasi dan sosialisasi yang terus menerus.

Sementara itu, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto juga menyampaikan harapannya terkait peringatan Hari Kartini bagi kaum perempuan harus benar-benar menjadikan perjuangan Kartini sebagai simbol kemuliaan dan martabat kaum perempuan.

"Mari kita jadikan momentum Hari Kartini ini sebagai wadah intropeksi seberapa besar perhatian dan penghargaan kita akan peran dan fungsi kaum perempuan," ujarnya.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga