Jumat, 23 Juni 2017

Bantaeng jadi sampel riset penggajian baru ASN

id bantaeng, bkn, asn
Bantaeng jadi sampel riset penggajian baru ASN
Sekda Bantaeng (kanan) membuka Abdul Wahab membuka sosialisasi RPP tentang Gaji, Tunjangan dan Pegawai ASN di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Jumat (17/6). (FOTO/Humas Bantaeng)
"Ini tentu menjadi kebanggaan, karena pemerintah Bantaeng sudah mencoba untuk memberi tunjangan kinerja kepada PNS...
Bantaeng (ANTARA Sulsel) - Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjadikan Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan sebagai sampel riset penggajian baru aparatur sipil negara (ASN).

"Ini tentu menjadi kebanggaan, karena pemerintah Bantaeng sudah mencoba untuk memberi tunjangan kinerja kepada PNS, namun anggaran belum memungkinkan. Semoga sistem penggajian dapat diubah di tahun 2017," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Bantaeng Abdul Wahab saat membuka sosialisasi Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Gaji, Tunjangan dan Pegawai ASN di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Jumat.

Sekda juga menghaturkan terima kasih kepada tim BKN atas diambilnya Bantaeng sebagai daerah sampel dalam melakukan riset terkait dengan sistem penggajian ASN.

Sosialisasi dihadiri seluruh SKPD, Kabag, para Camat dan perwakilan dari berbagai instansi Se-Kabupaten Bantaeng.

Sementara Kepala Bidang Bantuan Hukum BKN Andi Anto mengatakan pemerintah wajib memberikan gaji yang adil dan layak kepada pegawai negeri sipil (PNS) dan menjamin kesejahteraannya.

"Saya kagum dengan Bantaeng yang sampai hari ini belum ada tunjangan perbaikan penghasilan seperti beberapa daerah lainnya, tetapi prestasinya sungguh luar biasa bahkan sudah dikenal di kalangan internasional," tuturnya.

Anto menambahkan Bantaeng ditunjuk sebagai daerah sampel di Sulawesi Selatan karena Pemerintah Bantaeng luar biasa mampu menghasilkan akselerasi, tetapi penghasilannya tidak jauh berbeda dengan daerah yang perkembangannya cenderung lambat. Hal tersebut dikatakan perlu mengalami perubahan.

Penyampaian paparan mengenai kebijakan penggajian dilakukan oleh Ajib Rakhmawanto selaku Peneliti pada Pusat Kajian dan Penelitian di BKN Jakarta.

Dalam paparannya, ia mengatakan bahwa dalam perbaikan sistem penggajian ASN tersebut, selain gaji, PNS juga akan diberikan dua macam tunjangan yakni tunjangan kinerja dan tunjangan kemahalan yang didalamnya sudah termasuk tunjangan istri/suami, anak dan tunjangan beras. Namun tidak bisa lagi menerima honor-honor narasumber dan lain-lain.

Setelah pemaparan, dilakukan group discussion yang mana turut dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Bantaeng Muh. Hero, Kepala BKD H. Asri Sahrun, dan seluruh SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga