Rabu, 20 September 2017

Kadiklat Sulsel kagumi negeri di atas awan

id negeri diatas awan, lolai, toraja utara
Kadiklat Sulsel kagumi negeri di atas awan
Negeri di atas awan, Lolai, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan (FOTO/Humas Toraja Utara)
"Anda akan menyesal apabila melewatkan moment berwisata di wilayah satu ini," katanya di Tongkonan Lempe, Lolai, Kabupaten Toraja Utara, Sabtu.
Makassar (ANTARA Sulsel) - Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Provinsi Sulawesi Selatan Irman Yasin Limpo sangat takjub dengan keindahan negeri diatas awan "Lolai" di Kabupaten Toraja Utara.

"Anda akan menyesal apabila melewatkan moment berwisata di wilayah satu ini," katanya di Tongkonan Lempe, Lolai, Kabupaten Toraja Utara, Sabtu.

Irman yang akrab disapa Bung None penasaran akan keindahan Lolai karena saat ini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat maupun wisatawan mancanegara maupun lokal dan hampir tiap harinya para pelaku sosial media (sosmed) membicarakan hal ini.

Kedatangan rombongan pun disambut baik oleh masyarakat dan selendang tenun khas Toraja pun menempel dileher None yang dikenakan langsung oleh salah seorang masyarakat setempat.

Terlihat juga Bupati Toraja Utara Kalatiku Paembonan, Sekretaris Daerah Toraja Utara Lewaran Rantela`bi` dan Kepala Bagian Humas Fitra menemani Bung None berfoto dan menikmati alam Lolai bersama pengunjung lainnya.

Lolai dijuluki negeri di atas awan karena memiliki pemandangan yang membuat pengunjungnya serasa berada di atas awan berlokasi di Lembang Benteng Mamullu, Kecamatan Kapalapitu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan

Dari Puncak Lolai kita bisa melihat pemandangan yang lebih indah saat dilihat dari atas.

Pemandangan indah ini bisa dicapai tanpa perlu mendaki gunung karena bisa dicapai dengan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Ditambah dengan jajaran tongkonan di puncak Lolai, yang menambah unsur tradisionalnya.

Puncak Lolai berada 20 kilometer arah utara Rantepao, ibukota Toraja Utara. Di daerah ini memang terdapat gugusan pegunungan yang beberapa puncaknya bisa dijangkau.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga