Rabu, 23 Agustus 2017

Butuh kerja sama cegah kebakaran hutan

id astra agro lestari, kebakaran, sawit, universitas tadulako
Butuh kerja sama cegah kebakaran hutan
Seminar Nasional yang diadakan POPMASEPI dan HIMASEP di Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah, pada 22 Oktober 2016. (FOTO/PT Astra Agro Lestari Tbk)
"Upaya pencegahan harus menyeluruh dan butuh kerja sama dengan banyak pihak...
Makassar (ANTARA Sulsel) - Fire Protection Department Head PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) Ahmad Wahyudi melalui Public Relations PT AAL Tbk Mochamad Husni merilis bahwa perlu kerja sama yang menyeluruh dalam mencegah kebakaran hutan.

"Upaya pencegahan harus menyeluruh dan butuh kerja sama dengan banyak pihak," kata Ahmad Wahyudi melalui Public Relations PT Astra Agro Lestari Tbk Mochamad Husni dalam rilisnya, Minggu.

Dia menambahkan group Astra Agro Lestari juga melibatkan masyarakat dengan membentuk Masyarakat Peduli Api (MPA).

Ahmad Wahyudi menjadi salah satu pembicara dalam Seminar Nasional yang diadakan POPMASEPI (Perhimpunan Organisasi Profesi Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian) dan HIMASEP (Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian) di Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah, pada 22 Oktober 2016.

"Kepedulian terhadap bahaya kebakaran ini sudah menjadi komitmen kami yang memang akan selalu konsisten menerapkan kebijakan perusahaan yang pro lingkungan," ujarnya.

Ahmad menegaskan manajemen telah mengeluarkan kebijakan dan berkomitmen penuh terhadap pencegahan kekabaran.

Menurut dia, ada beberapa strategi pencegahan kebakaran lahan antara lain mempersiapkan tim kesiapsiagaan tanggap darurat (TKTD), tim ini dilatih dan melakukan simulasi.

Selain itu, perusahaan juga telah melengkapi sarana dan prasarana pencegahan dan pengendalian karhutla, Seperti menara pantau, pompa dan tata cara pengelolaan air.

Yang tidak kalah penting telah disiapkan Early Warning System sebagai mekanisme yang membantu perusahaan dalam mendeteksi dan mengetahui sedini mungkin apabila terjadi potensi serta bahaya karhutla.

"Pemaparan ini memberi informasi yang menarik pada kita tentang sikap perusahaan kelapa sawit yang pro lingkungan," kata Dr. Alimudin Laapo, pengajar sekaligus moderator pada seminar bertema "Pergeseran Pemanfaatan Lahan dan Dampak Terhadap Keberlanjutan Sektor Pertanian" itu.

Alimuddin mengatakan selama ini beredar kesan buruk bahwa perusahaan kelapa sawit berada di balik kasus kebakaran hutan dan lahan.

"Ternyata tidak demikian," ungkapnya.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Baca Juga