Tokoh Masyarakat Kepulauan Minta PMP Diaktifkan

id pendidikan moral pancasila, sangihe
"Kami mengusulkan supaya pelajaran PMP kembali dimasukan dalam kurikulum sekolah...
Sangihe (Antara Sulsel) - Tokoh masyarakat kabupaten kepulauan Sangihe Sulawesi Utara Niklas Patimbano mengusulkan pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) supaya kembali dimasukan dalam mata pelajaran di sekolah.

"Kami mengusulkan supaya pelajaran PMP kembali dimasukan dalam kurikulum sekolah," kata Niklas Patimbano di Tahuna, Jumat.

Menurut pensiunan Dinas Pendidikan Kabupaten Sangihe tersebut, perlunya pelajaran PMP bagi anak sekolah mengingat pemahaman tentang Pancasila dikalangan generasi muda sudah mulai pudar.

"Sebagian generasi mudah sudah tidak lagi mengetahui apa isi dari Pancasila," kata dia.

Selain itu kata dia pemahaman Pancasila bagi masyarakat sangat diperlukan untuk lebih mempererat rasa persatuan dan kesatuan sebagai suatu bangsa.

"Persatuan dan kesatuan sebagai satu bangsa yang besar perlu terus di tanamkan pada setiap generasi muda," kata dia.

Menurut dia bagi masyarakat yang ada di wilayah perbatasan perlu terus ditanamkan rasa kebangsaan demi keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.

Selain pemahaman mengenai Pancasila, generasi muda perlu dibekali dengan pendidikan moral agar kehidupan generasi mudah bisa terarah.

"Generasi muda juga perlu dibekali dengan pendidikan moral agar mental anak mudah bisa dibentuk dengan baik," kata dia.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga