Kamis, 30 Maret 2017

Sekolah Diingatkan Teliti Mengisi Nilai Rapor

id snmptn, unhas, nilai rapor
Sekolah Diingatkan Teliti Mengisi Nilai Rapor
Ilustrasi-Peserta mengikuti SBMPTN 2016 di SMA 9 Makassar, Sulawesi Selatan (ANTARA FOTO/Yusran Uccang)
"Seluruh data yang diisi oleh Kepala Sekolah harus benar valid...
Makassar (Antara Sulsel) - Tim sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar mengingat pihak sekolah untuk lebih teliti dalam mengisi nilai rapor setiap siswa agar tidak menyusahkan saat melakukan registrasi ulang ketika dinyatakan lulus.

"Seluruh data yang diisi oleh Kepala Sekolah harus benar valid. Jangan sampai ada nilai rapor yang keliru, sebab bisa menyusahkan pada saat registrasi ulang ketika peserta dinyatakan diterima di salah satu perguruan tinggi negeri (PTN)," kata Anggota Tim Sosialisasi SNMPTN dan SBMPTN Unhas, Dr Yusawir Hala di Makassar, Jumat.

Ia menjelaskan, pada pengalaman sebelumnya memang ditemukan ada data siswa yang tertukar ketika mendaftar ulang setelah dinyatakan lulus. Akibat adanya kesalahan data itu maka harus mengambil sikap tegas dengan menolak calonmahasiswa yang sudah lulus tersebut.

Melihat pentingnya informasi itu maka pihaknya mulai melakukan sosialiasi kepada seluruh guru dan siswa SMU, SMK, dan MA se-Kota Makassar.

Untuk pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh sekolah menjelang Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sudah dibuka sejak 14 Januari dan berakhir 10 Februari 2017.

Pengisian data ini hendaknya dilakukan sejak awal dan jangan sampai dilakukan pada saat-saat akhir periode pengisian.

Setelah pengisian PDSS, para siswa harus memverifikasi nilai yang dilakukan tanggal 15 Januari hingga 12 Februari 2017 dan pemeringkatan akan dilakukan oleh sistem. Para siswa baru bisa mendaftar pada tanggal 21 Februari hingga 6 Maret 2017.

"Untuk tahun ini, PDSS menyiapkan panduan di sistem yang bisa dilihat, diunduh, dan dicetak. Setiap sekolah harus terdaftar di PDSS agar kelak para siswanya dapat mendaftar di SNMPTN,"ujarnya.

Aapun persentase siswa yang boleh mendaftar di SNMPTN diatur sebagai berikut, Sekolah dengan Akreditasi A memperoleh porsi 50% terbaik di sekolahnya, Akreditasi B 30%, Akreditasi V 10% dan akreditasi lainnya 5% terbaik di sekolahnya, Pemeringkatan siswa yang terpilih berdasarkan persentase itu dilakukan Panitia Pusat SNMPTN secara sistem.

Syarat lain siswa mendaftar selain prestasi unggul dengan persentase itu, juga harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dan terdaftar di PDSS. Memiliki rapor dari semester 1 hingga 5 bagi SMA/SMK.MA atau sederajat dengan masa belajar tiga tahun atau semester 1 hingga 7 bagi SMK dengan masa belajar 4 tahun yang telah diisikan di PDSS.

Pemeringkatan siswa yang ikut di SNMPTN melalui sarana yang dibuat Panitia Pusat SNMPTN melalui sistem berdasarkan nilai mata pelajaran.untuk Jurusan IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Fisika dan, dan Biologi.

Jurusan IPS: Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Sosiologi, Ekonomi, dan Geografi serta Bahasa Inggris, Sastra Indonesia, Bahasa Indonesia, Antropologi, dan salah satu bahasa asing.

Begitupun SMK yakn Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Kompetensi Keahlian (Teori Kejuruan dan Praktik Kejuruan).

Berdasarkan pemeringkatan prestasi akademik yang dilakukan Panitia Pusat dan sesuai ketentuan akreditasi sekolah, siswa yang memenuhi syarat diizinkan mendaftar SNMPTN.

Pendaftar yang memenuhi kriteria pemeringkatan mendaftar dapat login ke laman:http://www.snmptn.ac.id, dengan menggunakan NISN dan password yang telah diberikan.

Peserta dapat memilih sebanyak-banyaknya 2 PTN, salah satu PTN berada di provinsi yang sama dengan SMA asalnya, Jika memilih satu, boleh PTN berada mana pun. Pendaftar dapat memilih sebanyak-banyak 3 program studi (prodi), satu PTN maksimal dua prodi. Urutan PTN dan prodi menunjukkan prioritas pilihan. Siswa SMK disarankan memilih prodi yang relevan di PTN pilihannya. Daftar prodi dapat dilihat pada laman :http://www.snmptn.ac.id selama periode pendaftaran.

JADWAL SNMPTN:
Pengisian PDSS :14 Januari-10 Februari 2017
Verifikasi PDSS :15 Januari -12 Februari 2017
Pendaftaran SNMPTN :21 Februari -6 Maret 2017
Proses Seleksi :16 Maret -15 April 2017
Pengumuman Hasil Seleksi: 26 April 2017.
Pendaftaran ulang: 16 Mei 2017 bertepatan dengan Ujian Tulis SBMPTN.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga