Senin, 27 Maret 2017

Wakapolda Pantau Penghitungan Suara Pilkada Takalar

id pilkada takalar, wakapolda sulsel, gatot eddy pramono
Wakapolda Pantau Penghitungan Suara Pilkada Takalar
Kantor KPUD Takalar dijaga ketat aparat keamanan saat proses penghitungan Rekapitulasi Surat Suara di Takalar, Sulsel, Rabu (22/2). (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
"Pantauan ini untuk menyakinkan pengamanan dan menekankan kepada seluruh personil Polres Takalar...
Takalar (Antara Sulsel) - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Brigjen Pol Gatot Eddy Pramono memantau jalannya penghitungan surat suara secara manual di Kantor KPUD Takalar, Sulsel.

"Pantauan ini untuk menyakinkan pengamanan dan menekankan kepada seluruh personil Polres Takalar, anggota Brimob yang diBKO termasuk Sabhara Polda Sulsel di KPUD," katanya saat meninjau KPUD setempat, Rabu.

Pihaknya menegaskan petugas yang bertugas untuk mengawal Pilkada Takalar diharapkan netral yang sementara ini berlangsung.

"Apabila ada oknum anggota yang terbukti terlibat langsung dalam politik praktis maka sanksi sudah jelas," tegas perwira polisi itu.

Meski demikian. lanjut Wakapolda, kunjungannya di Kantor KPUD Takalar, Sulsel untuk memantau jalannya proses penyelenggaraan Pilkada Takalar yang hingga saat ini masih kondusif.

Selain itu, pengawalan keamanan pada Pilkada Takalar yang merupakan satu-satunya Pilkada di daerah Sulsel. Dirinya berpesan afar seluruh aparat keamanan dari Polri memberikan pelayanan terbaik kepada masyrakat.

"Pesan saya kepada anggota berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, karena Polri hadir untuk memberikan pelayanan serta pemecahan masalah serta memberikan solusi juga rasa aman," harapnya.

Kunjungan Wakapolda Sulsel itu di dampingi Kasat Brimob Polda Sulsel, Dirbinmas Polda Sulsel, Kapolres Takalar, Dandim 1426 Takalar, Wakapolres Takalar.

Hingga saat ini kondisi di wilayah kantor KPUD Takalar masih kondusif dan dijaga ketat aparat keamanan bersenjata lengkap.

Kantor tersebut dipasang kawat besi berduri guna menghalau massa yang ingin melakukan kericuhan saat penghitungan suara di sembilan kecamatan.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga