Selasa, 27 Juni 2017

Polda Sulsel Ringkus Polisi Kasus Narkoba

id narkoba, polda sulsel, dicky sondani
Polda Sulsel Ringkus Polisi Kasus Narkoba
Oknum polisi Roy Candra (kedua kiri) beserta dua rekannya Syamsul Sija (kanan) dan Sherly Manawan (kiri) memasuki ruangan saat konferensi pers di Markas Polda Sulsel, Makassar, Selasa (28/2). (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)
"Hasil pengembangan beberapa kasus narkoba oleh anggota kemudian menemukan beberapa jaringan lainnya ...
Makassar (Antara Sulsel) - Direktorat Narkoba Polda Sulawesi Selatan mengamankan oknum polisi yang terlibat jaringan narkoba, selain menangkap para tersangka lain yang terkait dengan oknum itu.

"Hasil pengembangan beberapa kasus narkoba oleh anggota kemudian menemukan beberapa jaringan lainnya yang salah satunya adalah anggota polisi," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Selasa.

Adapun pelaku yang diamankan yakni Roy Chandra (36), berprofesi sebagai polisi, warga Jalan Maccini Baru, Sherly Manawan (32) dan Syamsul Sija (43) warga jalan Kerung-kerung Makassar.

"Proses penangkapan para pelaku ini cukup panjang karen hampir dua minggu lalu itu beberapa rekan pelaku ini ditangkap dan dikembangkan hingga akhirnya digerebeklah rumah kontrakan oknum polisi ini," katanya.

Mantan Direktur Sabhara Polda Kepri itu menyatakan setelah penangkapan ketiganya, anggota kemudian mengembangkan lagi kasusnya hingga ke bandar besarnya karena Roy Chandra hanya sebagai pemakai dan Syamsul Sija adalah kurir dalam mata rantai peredaran narkoba itu.

Dari beberapa pengakuan tersangka sebelumnya yang saat dilakukan interogasi menunjuk pada satu nama sebagai bandar yakni Aldi yang masih dalam pengejaran anggota.

Oknum Roy Chandra dan Syamsul Sija yang diminta untuk menunjukkan lokasi persembunyian atau tempat tinggal dari Aldi itu kemudian menyebut nama tempat di Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa hingga akhirnya para anggota bergegas ke lokasi yang dimaksud.

Namun dalam perjalanan, para pelaku meminta izin untuk buang air kecil dan ketika melihat ada kesempatan melarikan diri, para pelaku kemudian berusaha kabur hingga akhirnya ditembak pada bagian betisnya setelah tidak menghiraukan tembakan peringatan tersebut.

"Aldi ini masih buron dan kedua pelaku juga sudah mendapatkan perawatan medis di RS Bhayangkara setelah keduanya ditembak karena berusaha melarikan diri," kata Dicky Sondani.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga