Selasa, 22 Agustus 2017

Gubernur Berang Parkir Stadion Barombong Jadi Ruko

id gubernur sulsel, stadion barombong, parkir
Gubernur Berang Parkir Stadion Barombong Jadi Ruko
Syahrul Yasin Limpo (ANTARA FOTO)
"Saya kaget lihat itu tiba-tiba di lahan yang seharusnya menjadi lapangan parkir sesuai perencanaan pembangunan stadion itu kini ada ruko...
Makassar (Antara Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Syahrul Yasin Limpo mengaku berang melihat lahan yang seharusnya menjadi areal parkir di depan Stadion Barombong kini berubah menjadi rumah toko (toko) yang tengah dalam proses pembangunan.

"Saya kaget lihat itu tiba-tiba di lahan yang seharusnya menjadi lapangan parkir sesuai perencanaan pembangunan stadion itu kini ada ruko," kata Syahrul usai meninjau Stadion Barombong, di Makassar, Jumat.

Gubernur berharap masalah tersebut mendapatkan perhatian dari Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto sebagai pihak yang berwenang dalam memberikan izin mendirikan bangunan di Kota Makassar.

Apalagi, menurut gubernur, perencanaan pembangunan Stadion Barombong sudah tidak dapat direvisi lagi.

"Ndak bisa ditarik lagi, dalam perencanaan lahan itu sudah masuk, sehingga bangunan yang ada di situ tidak boleh keluar dari perencanaan tersebut," ucapnya.

Gubernur berharap Pemerintah Kota Makassar bersama dengan pihak Pemerintah Provinsi Sulsel dan masyarakat dapat membantu mengatasi masalah ini.

"Saya yakin wali kota akan mencarikan jalan keluarnya masalah ini," ujarnya.

Gubernur juga berharap para pengusaha di lokasi itu dapat memaklumi bahwa pembangunan Stadion Barombong ini untuk kepentingan publik jangka panjang, sehingga dapat mencari jalan keluar secara bersama.

"Pengusaha kita cukup banyak mengembangkan industri perumahan di sana dan hasilnya cukup bagus, mudah-mudahan ada juga keberpihakan mereka kepada daerah demi kepentingan rakyat," tutur Syahrul.

Menurut Syahrul, daerah seperti Sulsel dengan kemajuan yang tinggi sepantasnya memiliki stadion bertaraf internasional.

"Masa stadionnya kita cuma Mattoanging yang hanya kapasitas 10-15 ribu orang. Kita mau yang lebih besar agar taraf internasional-nya juga ada," harap Syahrul.

Sementara itu Humas GMTD Asrul mengatakan pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak Pemprov Sulsel.

GMTD merupakan perusahaan pengembang di kawasan Tanjung Bunga yang juga merupakan lokasi pembangunan Stadion Barombong.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga