Kamis, 22 Juni 2017

IPBM Gelar Makassar "women Fashion Expo"

id ipbm, busana muslim
Makassar (Antara Sulsel) - Ikatan Perancang Busana Muslim Indonesia (IPBM) sebagai tempat berkumpulnya pegiat UKM fashion muslim menggelar "Makassar Women Fashion Expo" di Makassar, Sulawesi Selatan, 13 - 16 April 2017.

Ketua IPBM, Meeta Fauzan di Makassar, Jumat, mengatakan rangkaian roadshow pameran fashion hijab ini merupakan langkah untuk mempromosikan produk- produk busana muslim Indonesia khususnya Makassar.

"Pada kegiatan kali ini kita mengambil tema "Dynamic Interaction With The Global Market". Kami lihat masyarakat Makassar begitu open minded terhadap perkembangan fashion muslim tanah air," katanya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini memang bertujuan memberdayakan potensi UKM di seluruh Indonesia, baik yang merupakan binaan dari berbagai instansi pemerintah pusat, daerah, maupun yang selama ini berdiri sendiri.

Kemajuan produksi fashion buah karya para desainer lokal, baik yang tergabung dalam bilik UKM, maupun para pengusaha ternama khususnya di segmen busana muslim tanah air sudah tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

Dari tahun ke tahun, industri tersebut pun terlihat menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Indikasinya dapat terlihat dari mewabahnya gerai-gerai busana muslim yang diprakarsai oleh para desainer yang masih tergolong belia.

Acara yang terbuka untuk umum tersebut memamerkan berbagai produk Hijab, Batik, Aksesoris, serta produk-produk pendukung lainnya karya para desainer kondang.

Nama-nama seperti Ida Royani, Delia Septianti, Puput Melati, dan desainer kenamaan lainnya pun turut serta meramaikan pameran yang berlangsung selama tiga hari tersebut.

"Pameran ini merupakan salah satu sarana yang tepat bagi para UKM, baik binaan instansi pemerintah, PKBL, maupum UKM mandiri, dalam rangka mempromosikan dan memasarkan produknya,"jelasnya.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat lebih memberdayakan serta menjadikan UKM lebih mandiri dalam menghadapi tantangan perdagangan dan persaingan global yang dirasa cukup berat, khususnya dampak dari era perdagangan bebas dunia.

"Pameran ini juga menghadirkan talkshow, demo produk, demo cara membuat batik, fashion show, Meet & Greet dengan artis ibukota, Bazaar produk artis hingga aneka lomba berhadiah," katanya. 

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga