PKP2 Promosikan Produk Dampingan Pada Pameran Dekranasda

id pkp2, pameran ikm, dekranasda
PKP2 Promosikan Produk Dampingan Pada Pameran Dekranasda
Produk Produksi Kelompok Dampingan Dinas PKP2 Provinsi Sulsel yang dipamerkan pada Pameran IKM Dekranasda Sulsel, di Makassar, Senin (17/4). (ANTARA FOTO/Nurhaya J Panga)
Makassar (Antara Sulsel) - Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (PKP2) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mempromosikan produk kerajinan daur ulang dari kelompok dampingan mereka pada pameran Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel di Makassar, Senin.

"Ada berbagai macam produk yang kita tawarkan seperti tas, dompet, keranjang, vas bunga, atau tempat tissue yang seluruhnya terbuat dari bahan daur ulang seperti sampah gelas plastik, kemasan kopi, atau penutup kaleng," jelas Kepala Dinas PKP2 Andi Bakti Haruni yang ditemui di sela pameran Dekranasda Sulsel yang bertema Gebyar Karya Kriya dan Cinta Budaya Sulsel yang digelar di Makassar, Senin.

Menurut Andi Bakti, pihaknya memiliki kelompok dampingan Industri Kecil Menengah (IKM) yang bergerak pada usaha produksi kerajinan bahan daur ulang hampir di setiap kabupaten/kota di Sulsel.

"Di Makassar, kita punya dampingan sudah lebih dari sepuluh kelompok, dan kita fokus pada daerah-daerah kumuh di perkotaan," jelasnya.

Andi Bakti mengatakan, upaya pendampingan khususnya bagi ibu-ibu pemulung di kawasan kumuh telah berjalan sejak sekitar lima tahun yang lalu.

"Kami memberikan pelatihan pembuatan kerajinan, kita juga memberikan modal kerja sekitar dua juta rupiah perkelompok, dan kita pantau perkembangannya," ucapnya.

Pihaknya juga membantu pemasaran dan promosi dengan mengikutsertakan pada pameran-pameran sejenis pameran Dekranasda.

"Beberapa kelompok dampingan kami sudah ada yang mandiri, sebagian bahkan telah berhasil memasarkan ke luar negeri," imbuhnya.

Sebagai informasi pameran Dekranasda Sulsel ini dirangkaikan dengan Temu Kader PKK dan Rapat Kerja Dekranasda Sulsel. Pameran yang dibuka oleh Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo ini diikuti oleh sekitar 75 stand dan akan berlangsung hingga 20 April mendatang.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga