Selasa, 22 Agustus 2017

BaKTI-P3KG Hadirkan Perempuan Inspiratif Sulsel

id bakti, p3kg, hari kartini
Makassar (Antara Sulsel) - Yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) Makassar bekerja sama dengan Program Penelitian dan Pengembangan Kependudukan dan Gender (P3KG) Universitas Hasanuddin menghadirkan para perempuan inspiratif dari politisi untuk memeriahkan Hari Kartini.

Ketua P3KG Unhas Dr Rabina Yusufri di Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat, mengatakan para perempuan yang dihadirkan untuk berbagi ilmu dan pengalaman itu yakni Haeriah Rahman (Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Maros), Fitriani (Anggota DPRD Kabupaten Maros), A Nurhanjayani (Anggota DPRD Kota Parepare) serta Rachmatika Dewi yang merupakan pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Selatan.

"Sebuah kebanggaan bisa menghadirkan para perempuan untuk berbagi pengalaman sehingga diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi para perempuan yang lain," katanya.

Selain empat politisi perempuan dari berbagai latar partai tersebut, kegiatan talkshow Inspirasi BaKTI Goes to Campus dengan tema `Perempuan Inspiratif" ini juga menghadirkan Rektor Unhas Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu, MA.

Pada talkshow yang dipusatkan di Gedung IPTEK Lantai 2 Unhas tersebut, setiap narasumber diberikan kesempatan untuk menjelaskan bagaimana pengalaman dan perjuangan hingga pada akhirnya mampu duduk di kursi dewan.

Mereka juga menjelaskan inisiatif mereka untuk menghadirkan keputusan yang dinilai penting untuk masyarakat luas seperti halnya Haeriah Rahman yang merupakan inisiator Raperda Kabupaten Layak Anak): Mewujudkan Kabupaten Layak Anak.

Begitupun dengan Fitriani yang tampil sebagai Inisiator PAUD Holistik Integratif): Perda Pendidikan Anak Usia Dini. Disusul A Nurhanjayani yang fokus dan berkomitmen dalam memanfaatkan reses partisipatif untuk menjaring aspirasi masyarakat sebagai bahan penyusunan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak di Parepare.

Yang terakhir yakni Rachmatika Dewi yang mrupakan Pimpinan DPRD Provinsi Sulsel pertama dari kalangan perempuan. Dalam kesempatan itu juga menjelaskan soal fokusnya dalam perda Penyandang Disabilitas.

Selain talkshow, kegiatan yang dimulai sejak pagi ini juga menghadirkan beberapa kegiatan yang lain sepertibedah buku, bazzar produk UMKM dan UPKB hasil karya perempuan, permainan semai, edukasi kesehatan hingga sosialiasi organisasi SPAK (Saya Perempuan Anti Korupsi).

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga