Kamis, 20 Juli 2017

IKA SMPN 10 Berbagi Di Lokasi Kebakaran

id kebakaran, ika smpn 10 makassar, kebakaran, kampung sapiria
IKA SMPN 10 Berbagi Di Lokasi Kebakaran
Ketua IKA angkatan 95 SMPN 10 Makassar Wachyudi Muchsin serahkan bantuan kepada korban kebakaran Kampung Sapiria pada Jumat (21/4) di Makassar, Minggu (23/4). (ANTARA FOTO/Muh Hasanuddin)
Makassar (Antara Sulsel) - Ikatan Alumni Sekolah Menengah Pertama Negeri 10 Makassar ikut berbagi perlengkapan dan kebutuhan warga khususnya bagi para korban bencana alam kebakaran di Kampung Sapiria, Makassar.

Ketua Angkatan 95 SMP Negeri 10 Makassar, dr Wachyudi Muchsin, Minggu, mengatakan berbagi dengan warga yang mengalami musibah adalah bagian dari kepedulian sosial para alumni dalam membantu sesama.

"Bantuan yang dikumpulkan dari para alumni ini sedikit banyaknya untuk mengurangi beban warga yang terkena musibah, apalagi kita sebagai mahluk sosial yang memang membutuhkan satu sama lainnya," ujarnya.

Wachyudi Muchsin yang kini aktif sebagai dokter itu bersama dengan rekan-rekannya yang lain dari lintas profesi aktif dalam berbagi, baik berbagi kebahagiaan terhadap warga yang terkena musibah maupun rutin melakukan donor darah serta lainnya.

Adapun bantuan yang diserahkannya kepada puluhan warga yang mengalami musibah kebakaran di kampung Sapiria, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, pada Jumat itu, berupa kebutuhan pokok(sembako) dan pakaian layak pakai.

Selain itu, dokter yudi juga berjanji akan mengajak alumni yang profesi dokter lainnya untuk datang kembali melakukan pemeriksaan kesehatan gratis.

"Ini adalah bantuan pertama kami dengan membagikan beberapa kebutuhan pokok dan pakaian layak pakai untuk para saudara-saudara kita yang menjadi korban, juga memberikannya selimut," katanya.

Yudi mengaku jika melihat kondisi lapangan saat ini warga korban kebakaran yang bermukim berdekatan dengan pekuburan Beroangin ini rawan terkena penyakit seperti kulit, infeksi pernafasan dan demam berdarah.

"Saya akan kumpulkan beberapa teman-teman dokter lainnya dan saya akan kembali ke sini untuk memeriksa kondisi kesehatan para korban karena kondisinya saat ini sangat rawan terkena berbagai penyakit," jelasnya.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga