Rabu, 20 September 2017

PSM Terbanyak Koleksi Kartu Merah Liga 1

id psm makassar, kartu merah
Makassar (Antara Sulsel) - PSM Makassar menjadi tim yang sementara ini mengoleksi kartu merah terbanyak yakni tiga dari empat pertandingan yang telah dijalani dalam kompetisi Liga 1 musim 2017.

Media Officer PSM, Andi Widya Syadzwina di Makassar, Jumat, mengatakan kartu merah terbaru diberikan kepada Asnawi Mangkualam saat memperkuat tim "Juku Eja" menghadapi tuan rumah Perseru Serui di Stadion Marora, Serui, 4 Mei 2017.

"Iya, Asnawi mendapatkan kartu merah dalam pertandingan kemarin. Jadi saat ini sudah tiga pemain yang telah mengantongi kartu merah sejauh ini," katanya.

Sebelum Asnawi, dua pemain senior lebih dulu harus pasrah mendapatkan larangan tampil karena tidak mampu menunjukkan sikap fair play dalam pertandingan yakni Zulkifli Syukur (lawan Persija Jakarta) serta Ferdinand Sinaga saat menghadapi Persela Lamongan pada laga perdana.

Khusus Ferdinand Sinaga, pemain yang memang dikenal tempramental ini justru mendapatkan sanksi tambahan atas sikap negatif yang dilakukannya. Komisi Disipina PSSI menjatuhkan sanksi empat kali larangan tampil setelah pemain bersangkutan terlihat jelas memukul kepala pemain asing Persela Lamongan, Ivan Carlos pada pertandingan tersebut.

"Untuk Ferdinand baru akan kembali bergabung dalam tim saat menghadapi PS TNI pada laga kelima. Untuk lawan Arema FC masih berlaku larangan tampil," ujarnya.

Sebelumnya, Chief Eksekutif Officer (CEO) PSM, Munafri Arifuddin, memberikan target kepada Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts untuk meraih tiga kemenangan dalam lima pertandingan di awal Liga I Indonesia 2017.

Adapun lima laga awal PSM yang tiga diantaranya harus dimenangkan yakni masing-masing menghadapi Persela Lamongan, Mitra Kukar, Persija Jakarta, termasuk Perseru Serui.

Pihaknya juga mengaku tidak mau tahu bagaimana caranya mendapatkan sembilan poin namun memang harus bisa direalisasikan demi menjaga peluang menjuarai kompetisi sepak bola terbesar di Indonesia tersebut.

Menurut dia, jika pada akhirnya gagal merealisasikan target maka manajemen akan melakukan evaluasi pelatih. Ini juga sudah menjadi komitmen manajemen dan pelatih Robert Alberts.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga