Minggu, 28 Mei 2017

Ombudsman RI Minta Penilaian Pemkot Makassar

id ombudsman, walikota makassar, ani maharsyi
Ombudsman RI Minta Penilaian Pemkot Makassar
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto (tiga kanan) saat menerima Wakil Ketua Ombudsman RI Lely Pelitasari Soebekti bersama Sekjen Ombudsman RI Ani Maharsyi di Makassar, Jumat (19/5). (FOTO/Humas Pemkot Makassar)
Makassar (Antara Sulsel) - Wakil Ketua Ombudsman RI Lely Pelitasari Soebekti bersama Sekjen Ombudsman RI Ani Maharsyi bertemu Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto di rumah jabatannya untuk meminta penilaian dari pemerintah kota Makassar atas kinerja lembaganya.

"Ini adalah kunjungan rutin. Tahun ini kami mengunjungi Bali dan Makassar untuk meminta penilaian kinerja dari kedua pemerintah," kata Sekjend Ani Maharsyi di Makassar, Jumat.

Ia mengatakan, kunjungan rutin yang dilakukannya ke setiap daerah di Indonesia itu meminta penilaian langsung dari setiap penyelenggara pemerintahan atas kinerja perwakilannya yang ada di setiap provinsi.

Lely Pelitasari Soebekti menjelaskan, setiap tahun, Ombudsman RI melakukan penilaian internal dan eksternal terkait kinerja kepala perwakilan Ombudsman RI di daerah - daerah.

Penilaian eksternal itu untuk mengetahui sejauh mana peran dan interaksi Ombudsman RI Perwakilan Sulsel dengan Pemkot Makassar dalam melakukan penanganan pengaduan masyarakat, langkah pencegahan, dan survei kepatuhan.

"Metode penilaian dengan quesioner, dan dialog yang akan dijadikan dasar untuk memberikan penilaian kinerja Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulsel," kata Wakil Ketua Lely.

Ia mengaku jika dirinya bersama yang lainnya sudah ada di Makassar sejak tiga hari lalu untuk melakukan penilaian secara internal dan baru hari ini meminta penilaian langsung dari pemerintah kota untuk eksternalnya.

"Penilaian internal sudah kita lakukan dan baru hari ini kita lakukan penilaian eksternal dengan meminta langsung kepala daerah ataupun instansi lainnya," jelasnya.

Wali Kota Danny sangat mengapresiasi pertemuannya bersama Ombudsman RI. Ia menuturkan sinergitas antara Pemkot Makassar dan Ombudsman Perwakilan Sulsel berjalan baik.

Bahkan keduanya pernah terlibat dalam satu kegiatan pendidikan anti korupsi bagi pelajar SMU di kota Makassar yang juga menggandeng organisasi anti korupsi, Transparancy Indonesia.

"Ombudsman Sulsel senantiasa menjalankan pengawasan dalam upaya meminimalkan kesalahan dalam memberikan pelayanan publik kepada masyarakat," tutur Danny.

Wali Kota pemegang hak paten dari Kementerian Hukum dan HAM RI itu berharap, di masa depan Ombudsman RI dan Ombudsman RI Perwakilan Sulsel selalu memberikan tuntunan dan arahan untuk meningkatkan kinerja aparatur Pemkot Makassar dalam memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga