Kamis, 20 Juli 2017

Bupati Gowa Kumpulkan Kades Bahas "Beuatiful Malino"

id gowa, beautiful malino
Sungguminasa (Antara Sulsel) - Bupati Gowa, Sulawesi Selatan Adnan Purichta Ichsan mengumpulkan para kepala desa (kades) dan kepala dusun se Kecamatan Tinggi Moncong untuk membahas agenda pariwisata berskala internasional yakni "Beautiful Malino".

"Saya berharap para kepala desa, lurah, kepala lingkungan, kepala dusun ikut membantu menyukseskan even Beautiful Malino. Caranya dengan meminta masyarakat ikut berpartisipasi aktif," ujar Adnan Purichta Ichsan di Gowa, Selasa.

Pertemuan dengan para kepala desa dan dusun itu dilakukan usai bupati mendampingi ibu Wakil Presiden RI, Mufidah Jusuf Kalla melihat kebun bunga anggrek krisan di Malino.

Dalam pengarahannya, bupati termuda di Indonesia Timur ini menyatakan jika manfaat dari agenda pariwisata yang jika di masa mendatang telah sukses akan berdampak pada ekonomi masyarakat.

"Masyarakat bisa menjual di sepanjang jalan yang akan ditutup. Jadi silahkan masyarakat menjajalkan makanan-makanan tradisional. Karena pengunjung nanti hanya akan banyak berjalan kaki," ungkapnya.

Ia juga meminta perangkat pemerintahan yang dikumpulkan tersebut untuk membentuk relawan dalam menyukseskan event tersebut karena dukungan penuh masyarakat berkontribusi dalam kesuksesannya.

"Jadi relawan-relawan ini diatur tupoksinya. Misalnya ada yang bertanggung jawab di sektor keamanan, kebersihan dan lain-lain. Mari kita eksplore kekayaan alam kita," pintanya kepada semua perangkat pemerintahan itu.

Lebih jauh, mantan Legislator DPRD Sulsel juga menyampaikan harapannya, agar even ini bisa sukses dan kedepan tercatat dalam kalender even pariwisata nasional.

"Kalau ini sudah masuk even tetap dalam kalender pariwisata nasional. Maka kita tidak lagi sendiri melakukan promosi. Tapi semua yang terkait akan bergerak bersama-sama," ucap Adnan.

Even ini, lanjutnya, sengaja diluncurkan tahun ini agar bisa beriringan dengan rencana pembangunan infrastruktur ke Malino.

"Kenapa harus kita launcing tahun ini, kenapa bukan tiga tahun ke depan menunggu infrastruktur jalan selesai. Saya mau ini jalan sama-sama. Target kita, begitu ini mendapatkan kalender pariwisata nasional, infrastruktur jalan sudah selesai," ungkapnya. 

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga