Kamis, 21 September 2017

PSM Pertahankan Tahta Usai Kalahkan Bhayangkara 2-1

id Psm makassar, bhayangkara fc
PSM Pertahankan Tahta Usai Kalahkan Bhayangkara 2-1
Pesepak bola PSM Makassar Ghozali Muharram Siregar (kanan) berusaha melewati pesepak bola Bhayangkara FC Alfin Tuasalamony (kedua kanan) pada Gojek Traveloka Liga 1 di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Minggu (9/7). (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)
Makassar (Antara Sulsel) - PSM Makassar akhirnya mampu mempertahankan tahta sebagai pemuncak klasemen usai mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 2-1 dalam lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Gelora Andi Mattalatta Mattoanging Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu sore.

Dua gol kemenangan tim Juku Eja masing-masing dipersembahkan Syamsul Cheruddin pada menit ke-16 serta Reinaldo Elias da Costa melalui pinalti ketika pertandingan berjalan 85 menit.

Adapun gol balasan dari tim tamu dicetak oleh pemain asingnya Lee Yoo-Joon dua menit kemudian.

Sementara jalannya pertandingan, pernyataan Pelatih kepala PSM Robert Rene Alberts untuk tampil menyerang Bhayangkara FC sejak awal dibuktikan.

Keputusan untuk tampil menyerang sejak awal pada akhirnya mampu memberikan hasil melalui gol dari Syamsul Chaeruddin ketika pertandingan berjalan 16 menit.

Gol dari pemain asal Kabupaten Gowa ini berawal dari umpan tarik Ghozali Siregar dari sudut kanan pertahanan lawan. Syamsul yang berdiri bebas didalam kotak mampu menyambut umpan matang itu dengan sebuah tendangan yang gagal dijangkau penjaga gawang Bhayangkara FC Awan Setho Raharjo.

Unggul 1-0 membuat tim "Juku Eja" semakin termotivasi untuk menambah dan memperlebar keunggulan. Hal serupa juga dilakukan kubu Bhayangkara FC yang berupaya bangkit dan sukses mendapatkan sejumlah peluang juga tercipta meski belum berhasil berbuah gol.

Upaya kedua tim untuk mencetak gol akhirnya gagan setelah wasit meniup pluit tanda berakhirnya pertandingan babak pertama.

Memasuki babak kedua, tim tuan rumah kembali berupaya melanjutkan dominasi penyerangan. Namun Bhayangkara FC juga tidak ingin kalah dan juga lebih berani untuk meladeni permainan terbuka tim "Juku Eja".

Peluang pertama justru didapatkan tim tuan rumah melalui Willen Jan Pluim yang mampu menerobos masuk ke kotak penalti lawan. Sayang umpannya gagal dijangkau pemain lain.

Peluang kembali diukir Willem Pluim beberapa menit kemudian melalui umpan Ghozali Siregar. Sayang tendangan pantulannya masih bisa ditepis gawang Bhayangkara FC dan hanya menghasilkan tendangan pojok.

Bhayangkara FC juga mendapatkan peluang melalui tendangan bebas Paulo Sergio Moreira Goncalves. Namun tendangannya masih mampu dibelokkan penjaga gawang Syaiful.

Memasuki menit ke-61, pelatih Robert Alberts melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Ferdinand Sinaga mengganti Syamsul Chaeruddin. Strategi ii tentu saja untuk semakin mempertajam lini serang PSM yang ingin menambah gol.

Staretgi sama juga dilakukan pelatih Bhayangkara denga memasukkan Guy Junior untuk menggantikan Ilham Udin Armayin.

PSM Makassar kembali mendapatkan peluang melalui tendangan keras Ghozali Siregar pada menit ke-72. Tapi penjagaw gawang Bhayangkara FC kembali mampu melakukan penyelamatan.

Peluang itu langsung dibalas Thiago yang mampu ditepis gawang serta Guy Junior yang sedikit melebar dari tiang gawang PSM.

PSM akhirnya mampu menggandakan kedudukan melalui tendangan penalti Reinaldo Elias da Costa pada menit ke-85. Pinalti diberikan usaha Willem Pluim diilanggar pemain belakang Bhayangkara FC yakni Syahrul.

Gol itu juga pada akhirnya mampu dibalas melalui gol Lee Yoo-Joon. Sayang gol ini tidak mampu menyelamatkan Bhayangkara usai wasit meniup tanda berakhirnya pertandingan.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga