Kamis, 20 Juli 2017

Warga Pedalaman Bersyukur dengan Kehadiran PT AAL

id pt-aal
Warga Pedalaman Bersyukur dengan Kehadiran PT AAL
Tokoh Adat Suku Kaili Inde Kabupaten Donggala, Om Panggo. (Foto Husni)
Suatu kesyukuran telah diungkapkan Tokoh Adat Suku Kaili Inde yang berdomisili Desa Ngovi, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pasalnya, orang tua yang sering disapa 'Om Panggo' oleh masyarakat setempat merasa sangat terbantu sejak hadirnya perusahaan PT Astra Agro Lestari (AAL) yang mengelola usaha perkebunan kelapa sawit daerah itu, termasuk di wilayah Desa Ngovi.

Saat diwawancarai di kediaman Om Panggo, Selasa (11/7) bahwa dengan kehadiran PT AAL di desanya, maka masyarakat tersebut bisa merasakan manfaat dengan menikmati jalan yang telah dibangun oleh perusahaan perkebunan itu.

"Dengan hadirnya PT AAL, masyarakat pedalaman di sini telah merasakan manfaatnya karena dapat menikmati jalan penghubung baik antardesa, dan antarkabupaten, bahkan antarprovinsi," ungkapnya.

Selain itu, Om Panggo mengatakan bahwa Desa Ngovi yang berbatasan langsung dengan daerah Kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat, juga jalan yang dibuka dibangun oleh PT AAL, sangat mudah aksesnya ke daerah tetangga itu, sehingga waktu yang biasanya ditempuh selama sehari, kini hanya dalam waktu yang lebih singkat.

Menurut Om Panggo, dengan pembukaan jalan yang dibangun PT AAL itu juga masyarakat sekitar telah menikmati hasil kebunnya dan telah mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat pedalaman itu, baik di sekitar Kabupaten Donggala maupun sebagian warga di Kabupaten Mamuju Utara.

"PT AAL telah membantu kami meningkatkan taraf hidup, dimana yang dulunya tidak memiliki apa-apa, saat ini kami telah mampu membeli kendaraan roda dua, malahan ada yang mampu membeli Mobil dan menyekolahkan anak cucunya hingga ke pendidikan yang lebih tinggi", ujarnya.

Saat ditanya harapannya terhadap Masyarakat sekitar, Tokoh Adat ini (Om Panggo) meminta masyarakat tersebut agar terus berusaha dan berkebun dengan bersungguh-sungguh, sehingga dapat memetik hasilnya ke depannya.

"Di Desa Ngovi ini masih banyak lahan yang belum dimanfaatkan, bila ada masyarakat yang ingin berkebun, saya akan menuntunnya agar dapat berkebun dengan sungguh-sungguh, dan juga kami minta pihak Perusahaan agar dapat membinanya, sehingga hasil dari keringatnya dapat dinikmati ke depan," ujarnya lagi.

Om Panggo berharap agar PT AAL dapat terus beroperasi demi mempertahankan kesejahteraan dan dapat terus menerus meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitarnya.

Editor: Laode Masrafi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga