Senin, 25 September 2017

Pengunjung Ke`te` Kesu` Didominasi Wisman Perancis

id Kete kesu, toraja utara
Pengunjung Ke`te` Kesu` Didominasi Wisman Perancis
Wisatawan Nusantara mengunjungi objek wisata Ke'te' Kesu' di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu (15/7). (ANTARA FOTO/Daniel Rima)
Rantepao (Antara Sulsel) - Pengunjung objek wisata Ke`te` Kesu` di Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, periode Januari-April 2017 didominasi wisatawan mancanegara (wisman) dari Perancis yang mencapai 334 orang.

"Wisman dari Perancis yang berkunjung ke Ke`te` Kesu` selama periode tersebut melalui travel 244 orang sedang non travel 90 orang," kata Ketua Pengelola Objek Wisata Ke`te` Kesu` Kabupaten Toraja Utara Layuk Sarungallo di Rantepao, Senin.

Menurut Layuk, wisman yang mengunjungi objek wisata tersebut pada periode itu mencapai 1.445 orang. Setelah Perancis, pengunjung terbanyak lainnya dari Belanda 254 orang, Jerman 207 orang, Spanyol 56 orang dan Jepang 50 orang.

Sementara jumlah wisatawan nusantara (wisnu) yang berkunjung ke Ke`te Kesu pada semester pertama tahun 2017 mencapai 44.651 orang. Wisnu yang mengunjungi objek wisata tersebut didominasi dari Makassar sebanyak 11.084 orang, menyusul Kota Palopo 4.731 orang, Makale 4.041 orang, Rantepao 3.984 orang.

Sedangkan wisnu dari luar Sulsel terbanyak dari Jakarta 2.321 orang, menyusul Kendari 428 orang dan Bandung 345 orang.

Ke`te` Kesu` salah satu objek wisata di Kabupaten Toraja Utara, di lokasi ini pengunjung dapat melihat barisan rumah adat masyarakat Toraja (Tongkonan) dan makam batu yang berusia sekitar 500 tahun.

Rumah Tongkonan yang berdiri di area wisata diperkirakan berumur 400 tahun. Di rumah adat ini, pengunjung dapat melihat bentuk rumah, ukiran khas Toraja, lumbung padi (alang sura), barisan tanduk kerbau yang terpampang di tiang rumah.

"Tak hanya berkunjung dan melihat, tapi anda juga dapat belajar dan mengenal lebih jauh mengenai budaya Toraja," tutur Layuk.

Rumah Tongkonan yang berada di kawasan ini didirikan oleh Puang Ri Kesu dan diwariskan secara turun temurun kepada kerabatnya. Hingga saat ini, keturunan dari Puang Ri Kesu masih menjaga dan melestarikan rumah adat tersebut.

Kompleks ini menjadi cagar budaya tetapi terkadang juga digunakan sebagai tempat upacara pemakaman adat. Ke`te Kesu di mata dunia adalah potret kebudayaan megalitik yang lengkap di Kabupaten Toraja Utara.

Berbagai macam suvenir dengan ukiran khas Toraja dan cinderamata tersedia di kawasan objek wisata ini seperti nampan, tatakan gelas, gelang, kalung, patung, hiasan dinding, dan lukisan.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga