Selasa, 22 Agustus 2017

Gubernur Sulsel Sambut Menristekdikti Di Hakteknas CPI

id Gubernur sulsel, cpi, harteknas, menristekdikti
Gubernur Sulsel Sambut Menristekdikti Di Hakteknas CPI
Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (tiga kiri) melakukan meninjau persiapan pelaksanaan Hakteknas Ke-22 di kawasan CPI Makassar, Jumat (4/8). (FOTO/Humas Pemprov Sulsel)
Makassar (Antara Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo bersiap menyambut Menristekdikti RI Muhammad Nasir pada peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) Ke-22 di Kawasan Centre Point of Indonesia (CPI) Makassar, Agustus 2017.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) di Makassar, Jumat, mengatakan terus fokus meninjau sejauh mana persiapan pelaksanaan Hakteknas 2017 di Kota Daeng.

"Kita melakukan peninjauan termasuk persiapan pelaksanaan Hakteknas. Hakteknas adalah kegiatan pertama di kawasan CPI dan ini menjadi uji coba. Coba lihat betapa bagusnya Hakteknas nanti disini (CPI)," kata Gubernur Sulsel dua periode itu.

Beberapa rangkaian acara Hakteknas diantaranya jalan santai (6 Agustus 2017) yang dihadiri langsung Menristekdikti RI, Muhammad Nasir bersama seluruh Dirjen di jajaran Kemenristekdikti.

Mantan bupati Gowa dua periode itu menjelaskan, pelaksanaan Hakteknas yang pertama kali di luar pulau Jawa itu memang harus dilakukan sebaik mungkin. Pihaknya juga sudha berkomitmen menyukseskan kegiatan tersebut.

Pada peninjauan di Kawasan CPI hari ini, SYL juga menyempatkan meninjau gedung serbaguna Wisma Negara, pembangunan Masjid 99 kubah dan pohon lontar yang belum lama ini ditanam disana.

Syahrul Yasin Limpo memang mengapresiasi terpilihnya Sulsel sebagai tuan rumah Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-22.

"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya pada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Ristek Dikti karena telah memilih Sulsel sebagai tuan rumah untuk even besar ini," sebutnya.

Menurut Syahrul, pemilihan Sulsel menjadi tuan rumah Harteknas sangat tepat, karena provinsi ini merupakan pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia (KTI).

"Masa depan dan kekuatan Indonesia ada di Indonesia timur dan pijarnya ada di Sulsel," imbuhnya.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga