Rabu, 16 Agustus 2017

KPU Gowa Luruskan Informasi Lonjakan DPT

id Gowa, DPT, KPU Gowa
KPU Gowa Luruskan Informasi Lonjakan DPT
Wabup Gowa H Abd Rauf Malaganni (kiri) membuka rapat koordinasi pemutakhiran data pemilih di Sungguminasa, Rabu (9/8). (FOTO/Humas Gowa)
Sungguminasa (Antara Sulsel) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gowa dalam rapat koordinasinya membantah adanya informasi yang beredar di masyarakat dan meluruskan terkait adanya lonjakan daftar pemilih tetap (DPT) yang sangat signifikan.

"Beberapa pekan terakhir ini ada informasi yang beredar di media online tentang DPT Gowa yang melonjak drastis dan semua itu tidak benar adanya," ujar Ketua KPU Gowa Zainal Ruma di Gowa, Rabu.

Ia mengatakan, akhir-akhir ini terlalu banyak beredar di media cetak maupun online tentang data pemilih yang ada di Kabupaten Gowa yang semakin meningkat, tapi masalah ini kita sudah tuntaskan dan melakukan pencerahan dengan berkunjung ke media-media.

"Saya tegaskan bahwa 640 ribu data pemilih yang diperdebatkan itu sangat salah. Yang benar adalah jumlah data pemilih Gowa itu 540 ribu lebih dengan estimasi akan bertambah lima persen menjadi 572.654 jiwa," katanya.

Jumlah inipun, lanjut dia, belum bisa dipatenkan sebab nanti baru bisa diketahui ketika masuk dalam tahapan pemilihan.

Menurut dia, pemberitaan online mengenai data penduduknya yang sempat viral itu mendapat respon kurang positif dan berdampak pada independensi KPU serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Gowa.

Terlebih, kata dia, salah satu Putra daerah Kabupaten Gowa, Ichsan Yasin Limpo dipastikan akan maju bertarung di pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tahun 2018.

Sementara itu Wabup Gowa, H Abd Rauf dalam sambutannya mengatakan, rapat koordinasi ini sebagai langkah dalam pemutakhiran data yang bertujuan untuk mengetahui pergerakan penduduk yang mempunyai hak pilih dalam pelaksanaan pemutakhiran daftar pemilih guna tercapainya validitas dan terpeliharanya daftar pemilih terkini.

"KPU sebagai penyelenggara pemilu memiliki tugas dan peran sangat penting mulai dari pemutakhiran data pemilih hingga penghitungan suara dan penetapan hasil perolehan suara, selain itu harus mampu melakukan pengawasan partisipatif dengan upaya penyamaan persepsi diantara para stakeholder, khususnya kepada pemilih pemula," jelas Mantan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra.

Editor: Suriani Mappong

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga