Rabu, 27 September 2017

Program BTPN Wow Perluas Jaringan Ke Daerah

id btpn wow, maros, mohammad reza rizal
Program BTPN Wow Perluas Jaringan Ke Daerah
Sales Management Head BTPN Wow, Mohammad Reza Rizal (kanan) bersama agen jasa BTPN Wow wilayah Maros, Erdhi Wahab (kiri) menunjukkan koin yang bisa ditabung saat kunjungan Agen di Desa Lau, Kabupaten Maros, Jumat (18/8). (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
Maros (Antara Sulsel) - PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) melalui program BTPN Wow terus memperluas jaringan ke daerah-daerah untuk mempermudah layanan perbankan tanpa harus ke bank untuk melakukan transaksi keuangan.

"Saat ini untuk Sulawesi Selatan baru tiga daerah seperti Kota Makassar, Kota Pare-pare dan Kabupaten Maros, kita terus berupaya mempeluas jaringan ke beberapa daerah dengan membuka jasa agen," kata Sales Management Head BTPN Wow, Mohammad Reza Rizal di Kabupaten Maros, Sulsel, Jumat.

Menurut dia, BTPN Wow merupakan inovasi BTPN dalam Program Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif (Laku Pandai) yang digagas Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi bagian peningkatan akses keuangan utamanya masyarakat yang tinggal jauh dari pusat kota.

Berdasarkan data jumlah agen BTPN Wow secara nasional sejak diluncurkannya program tersebut pada Maret 2015, tercatat sebanyak 190.300 orang agen dengan nasabah 3,86 juta orang hingga Juni 2017, sedangkan di Sulsel sudah mencapai 7.000 nasabah sejak masuknya awal Februari 2017.

"Ada peningkatan signifikan dari data akhir Juni lalu terdaftar lima ribuan di Sulsel, kini di pertengahan Agustus mencapai 7.000 orang nasabah atau bertambah sekitar dua ribuan dalam beberapa bulan," ungkapnya.

BTPN Wow, kata dia, merupakan layanan perbankan bagi `mass market` yang memanfaatkan teknologi telepon genggam dan didukung jasa agen sebagai perpanjangan tangan bank untuk meningkatkan jangkauan layanan kepada nasabah di seluruh pelosok Indonesia.

Dibantu jasa agen, masyarakat bisa menikmati layanan perbankan tanpa perlu jauh mencari kantor cabang bank atau ATM. Nasabah dapat melakukan pembukaan rekening, tarik tunai, dan setor uang melalui agen bank yang ada di sekitar tempat tinggal mereka dengan biaya sangat murah.

Sementara untuk layanan berbagai transaski seperti mengirim uang, membeli pulsa, serta membayar tagihan listrik dan air, telepon, asuransi, TV berlangganan, dan membeli tiket dapat dilakukan melalui telepon genggam setelah terdaftar sebagai nasabah.

Menggunakan teknologi Unstructured Supplementary Services Data atau USSD, program BTPN Wow dapat beroperasi pada segala jenis telepon genggam berbasis GSM dan tidak harus ponsel pintar, meskipun dengan sinyal minimum.

"Melalui BTPN Wow!, bank hadir untuk melayani masyarakat yang selama ini berada di luar jangkauan bank, semua orang bisa menjadi agen maupun nasabah asalkan mengikuti syaratnya yang sangat mudah, punya usaha bisa juga bekerja tetap," tambah Reza saat mengunjungi agen di Desa Lau, Barandasi Kabupaten Maros.

Sementara agen tersebut bernama Erdhi Wahab kepada wartawan di rumahnya yang dijadikan tempat usaha penjualan pulsa, ponsel beserta aksesorisnya, mengatakan, sejak dirinya menjadi agen, pendapatan mengalami peningkatan cukup pesat.

"Ada peningkatan pendapatan sejak jadi agen. Kalau penghasilan di tempat bekerja saya hanya Rp2,7 juta, sejauh ini pendapatan menjadi agen bisa sampai Rp3 jutaan kotornya," beber pria yang bekerja di RSUD Salewangan Maros itu.

Saat ditanya sejauh ini menjadi agen sudah berapa nasabah yang di miliki, sebut dia, sudah mencapai 140 orang, meski yang menabung besaran setoran tidak terlalu besar. Jumlah pendapatan biasanya diperoleh dari penjualan pulsa.

"Saya sudah dianggap ATM berjalan, kalau ada nasabah memimjam saya usahakan memberikannya meski tidak banyak, adapun nasabah menarik tunai jumlahnya juga tidak besar. Nasabah didaftarkan melalui nomor ponselnya sekaligus itu nomor rekeningnya dan setelah aktif baru bisa transaksi, meskipun seribu rupiah," beber dia.

Tidak sampai disitu, nasabah juga bisa menabung dengan sisa uang receh yang selama ini tidak terlalu dianggap besar, tetapi kalau dikumpulkan dananya juga cukup banyak. Saya sebagai agen selain bekerja di rumah sakit, juga jalan melayani nasabah,"ungkap Erdhi.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga