Senin, 25 September 2017

Tenaga Medis Di Mamasa Minim

id Tenaga medis, mamasa
Tenaga Medis Di Mamasa Minim
Ilustrasi tenaga medis (ANTARA FOTO/R Rekotomo)
Mamuju (Antara Sulbar) - Tenaga medis di Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat dianggap masih minim sehingga pemerintah di Mamasa meminta kepada pemerintah pusat untuk dilakukan penambahan.

"Salah satu kendala yang dihadapi pemerintah di Mamasa dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang maksimal adalah masih kurannya tenaga medis dimiliki," kata Bupati Mamasa saat berdialog dengan Menteri Kesehatan RI Prof dr Nila Djuwita F Moeloek Sp M, yang melakukan kunjungan ke Mamuju, Selasa.

Ia mengatakan, di Mamasa yang terletak sekitar 100 kilometer diatas pegunungan Sulbar, saat ini hanya memiliki 8 dokter spesialis berkat kerjasama yang dilakukan dengan Universitas Hasanuddin Makassar yang bersiap memberikan bantuan tenaga medis untuk pelayanan kesehatan.

"Selain itu juga memiliki 4 tenaga dokter spesialis, namun dalam kondisi masih sekolah meningkatkan kapasitasnya sebagai dokter, sehingga belum mampu memberikan pelayanan kesehatan," katanya.

Menurut dia, jumlah dokter spesialis yang dimiliki tersebut tidak sebanding dengan jumlah penduduk Kabupaten Mamasa yang berjumlah lebih dari 200 ribu jiwa tersebar pada 168 desa 13 kelurahan di 17 Kecamatan.
Oleh karena itu ia berharap agar tenaga kesehatan yakni dokter dapat ditambah di Mamasa untuk memaksimalkan pelayanan kesehatan.

"Selain kurannya tenaga medis juga sarana kesehatan tidak memadai sehingga ini butuh diperhatikan pemerintah pusat untuk diberikan bantuan," katanya.

Menanggapi itu Mentri Kesehatan berjanji akan memberikan perhatian dan terus memaksimalkan pelayanan kesehatan karena sampai saat ini pemerintah terus melakukan melakukan pemerataan tenaga medis seperti dokter agar mengisi daerah yang masih kekurangan tenaga medisnya.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga