Rabu, 27 September 2017

Transaksi Ekspor Ke Jepang 49 Juta Dolar

id ekspor sulsel, bps sulsel, jepang, nursam salam
Transaksi Ekspor Ke Jepang 49 Juta Dolar
Aktivitas bongkar muat peti kemas di pelabuhan Soekarno Hatta, Makassar, Sulawesi Selatan (ANTARA FOTO/Dewi Fajriani)
Makassar (Antara Sulsel) - Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan (BPS Sulsel) mencatat berbagai jenis komoditas unggulan diekspor ke negara-negara di Benua Asia dan tujuan negara ekspor terbesar adalah Jepang dengan nilai transaksi 49 juta dolar Amerika Serikat (AS).

"Kalau berdasarkan negara tujuannya yang paling besar pertama itu Jepang. Nilai transaksi untuk Jepang itu mencapai 47,70 juta dolar Amerika Serikat (AS)," ujar Kepala BPS Sulsel Nursam Salam di Makassar, Selasa.

Adapun beberapa komoditas yang diekspor ke Jepang yakni nikel, hasil laut seperti udang, ikan dan hewan air yang tidak bertulang belakang serta rempah-rempah.

Selain Jepang, Amerika Serikat, Tiongkok, Malaysia dan Vietnam juga masuk dalam lima besar negara tujuan ekspor terbesar untuk semua jenis komoditas unggulan.

"Secara nilai transaksi untuk semua negara tujuan itu tercatat ada sekitar 66,71 juta dolar AS. Hampir tiga perempat dari jumlah itu adalah angka transaksi dari lima negara besar," katanya.

Nursam merincikan, nikel selalu jadi primadona ekspor Sulsel dan berhasil menyumbangkan angka 46,85 juta dolar AS atau sekitar 64,01 persen dari seluruh nilai ekspor.

Angka 46,85 juta dolar AS itu juga, jika dibandingkan dengan nilai ekspor nikel pada bulan sebelumnya cukup besar sekitar 45,69 persen atau terjadi perbedaan selisih 1,16 juta dolar AS atau sedikit mengalami penurunan.

Begitu juga dengan komoditas unggulan lainnya seperti kakao atau coklat yang pada Juni ini hanya menyumbang sekitar 3,29 juta dolar AS dari 970 ribu dolar AS pada bulan Juni.

"Hampir semua komoditas itu mengalami kenaikan transaksi dan yang cukup signifikan itu kakao karena bulan sebelumnya tidak sampai sejuta dolar tapi sekarang sudah lebih dari 3 juta dolar AS," jelasnya.

Nursam mengaku, selama ini Sulsel selalu menjadikan Nikel dan Kakao sebagai andalan ekspor Sulsel karena kontribusinya yang cukup besar dari masa ke masa.

Namun pada bulan Juli ini kembali meningkat setelah di bulan sebelumnya terjun bebas di bawah angka satu juta dolar AS atau sekitar 75 persen dari total ekspor selama ini.

Ia menyatakan, dari seluruh komoditas ekspor, Sulsel masih tetap mengandalkan komoditas nikelnya karena kontribusinya yang hampir tiga perempat nilai ekspor. 

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga