Senin, 25 September 2017

ICCC-Bekraf Himpun Industri Dan Komunitas Kreatif

id f8, iccc, bekraf kominfo
ICCC-Bekraf Himpun Industri Dan Komunitas Kreatif
kiri ke kanan : Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Makassar Amalia Malik, Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah dan Ketua ICCC 3 2017 M Arief Budiman pada forum ICCN di Makassar, Jumat (8/9). (ANTARA FOTO/Suriani Mappong)
Makassar (Antara Sulsel) - "Indonesia Creative Cities Confrence (ICCC)" atau Jejaring Kabupaten-Kota Kreatif Indonesia bersama BEKRAF, Kemenko Perekonomian dan Kementerian Pariwisata menghimpun pemerintah daerah, akademisi, pelaku bisnis dan komunitas kreatif di Makassar.

"Para pihak ini dihimpun dalam kegiatan ICCN yang ketiga tahun ini dengan bekerja sama dengan Pemkot Makassar pada kegiatan Forum F8 di Makassar," kata Ketua ICCC 3 2017 M Arief Budiman di Makassar, Jumat.

Dia mengatakan, pada kegiatan selama 5 hari di Makassar ini, selain digelar konfrensi dengan berbagai tema, juga digelar workshop dan pameran yang menampilkan hasil kreativitas pelaku usaha dan komunitas.

Dengan target 1.500 peserta, lanjut dia, diharapkan kegiatan ini memberikan dampak positif sekaligus menjadi motivator untuk menghidupkan ekonomi kreatif di seluruh kabuputen/kota di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Infrastruktur fisik BEKRAF, Selliane Halia Ishak mengatakan, pihaknya terus mendorong bertumbuhnya ekonomi kreatif termasuk memberikan bantuan fisik untuk komunitas kreatif dari Aceh hingga Ambon.

Dengan adanya pendampingan dan bantuan fisik dari BEKRAF, lanjut dia, setidaknya terdapat tiga hal capaian yang dapat diukur yakni peningkatan Pendapatan Domestik Bruto (PDB), jumlah tenaga kerja dan penjualan produk ekspor.

Sedangkan Bupati Bantaeng H Nurdin Abdullah yang menjadi salah seorang pembicara pada kegiatan bertema "Creative Cities Sinergy" ini mengemukakan, Kabupaten Bantaeng yang dipimpinnya lebih mendahulukan akselerasi ekonomi kreatif untuk menyejahterakan masyarakat daripada mengejar Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kondisi itu berbeda dengan yang dilakukan Pemda pada umumnya yang lebih mengutamakan mengejar PAD. Alasan Nurdin, dengan mengakselerasi ekonomi kreatif tentu akan pada akhirnya akan mendorong PAD.

"Inilah yang kadang-kadang kami harus meyakinkan pihak DPRD yang biasanya berbeda pandangan dengan kami," katanya.

Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Makassar, Amalia Malik mengimbuhkan, khusus di Kota Makassar sudah ada 302 komunitas kreatif bersinergi dengan BEKRAF Makassar.

"Hanya saja komunitas kreatif ini belum memiliki forum, sehingga dengan adanya ICCC dan kegiatan F8 ini diharapkan dapat mendorong lahirnya forum komunitas kreatif di Makassar," katanya.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga