Minggu, 24 September 2017

F8 Makassar Dinilai Jadi Ajang Promosi Pariwisata

id f8, promosi pariwisata, adi rasyid ali
F8 Makassar Dinilai Jadi Ajang Promosi Pariwisata
Adi Rasyid Ali (ANTARA FOTO/Darwin Fatir)
Makassar (Antara Sulsel) - Wakil Ketua DPRD Makassar Adi Rasyid Ali menyatakan jika kegiatan Makassar International Eight Festival and Forum (F8) dinilai pantas menjadi ajang promosi pariwisata dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia khususnya Makassar.

"Sudah pantas memang dan layak menjadi agenda tahunan ini. F8 adalah even berskala internasional dan pengunjungnya juga banyak dari mancanegara," ujar Adi Rasyid Ali di Makassar, Senin.

Bagi dirinya, F8 Makassar meski hanya sebatas even tahunan, tetapi sudah mampu memperlihatkan Makassar yang seutuhnya dan layak menjadi destinasi kota dunia di Indonesia.

Adi menyatakan, dengan menggabungkan semua potensi yang dimiliki Makassar yakni kekhasan food, fashion, film, fiction writer, fine arts, folk, fusion jazz, flora and fauna dan dinamakan F8 itu disebutnya sebagai gagasan brilian.

"Ini adalah gagasan yang brilian dan sangat luar biasa. Menggabungkan semua potensi dan dikemas dalam satu kegiatan tahunan menjadi landasan untuk mendatangkan wisatawan nusantara dan wisatawan asing," katanya.

Menurut dia, Makassar layak diperhitungkan menjadi kota tujuan apalagi kota tercepat pertumbuhan ekonomi dan wisatawannya sehingga siapapun bisa datang dan berkunjung ke Makassar kapan pun itu.

"Saya kira pesan yang ingin disampaikan pak wali dan saya, Makassar aman-aman saja selama pelaksanaan F8 ini. Makassar adalah kota yang aman dan nyaman untuk semuanya," tuturnya.

Disamping itu, dengan digelarnya F8 ini sangat memberikan dampak positif bagi masyarakat Makassar utamanya para pelaku usaha, baik menengah maupun usaha kecil lainnya.

"Tingkat hunian hotel hampir penuh semua, kedua restoran, rumah makan dan pedagang kaki lima, souvenir ikut merasakan dampak positif dari F8. Dan itu saya dapatkan dari informasi-informasi yah, sampel-sampel kecil masyarakat di sekitar Losari dan beberapa tempat," jelasnya.

Akan tetapi dia masih melihat ada kekurangan dalam penyelenggaraan event F8 ini. Dia berharap di even selanjutnya ada pagelaran tarian kolosal yang menceritakan perjuangan pahlawan nasional dari Makassar dan Sulsel.

"Harapan saya, harus ada tarian kolosal perjuangan pahlawan nasional, seperti Sultan Hasanuddin dan Arung Palakka. Bagaimana mampu mempelihatkan, bagaimana mereka sampai mengusir Belanda. Itu penting bagi generasi mudah dipertontonkan. Pada prinsipnya sudah bagus, ada perpaduan budaya, tapi pak wali pertontonkan hal luar biasa di F8 ini," ucapnya.

Editor: Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga