Dansat Brimob amankan pemuda dari amukan warga
Jumat, 20 Juli 2018 15:51 WIB
Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol Adeni Muhan amankan pelaku penyerangan tukang parkir saat diamuk massa di Jalan Hertasning Baru Makassar, Jumat (20/7). (Foto istimewa)
Makassar (Antaranews Sulsel) - Komandan Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan Kombes Polisi Adeni Muhan yang melintas di Jalan Hertasning Baru Makassar mengamankan seorang pemuda mabuk Aldi (18) saat diamuk massa warga setempat.
"Waktu kejadian, Pak Dansat Brimob Kombes Pol. Adeni Muhan melintas di Jalan Hertasning Baru dan melihat banyak orang berkerumun, kemudian turun dari mobilnya dan melihat ada seorang pemuda diamuk massa," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Irwan Anwar di Makassar, Jumat.
Ia menjelaskan kejadian bermula saat pelaku Aldi melintas di Jalan Hertasning Baru sekitar pukul 13.20 Wita sambil mengendarai sepeda motor dan membunyikan kendaraannya dengan keras di depan tukang parkir Jamaluddin alias Jamal (30).
Pelaku yang saat itu terus mengeraskan suara kendaraan bermotornya, kemudian ditegur oleh korban Jamaluddin agar tidak membunyikan kendaraannya dengan kencang.
Namun, teguran itu tidak diterima baik oleh pelaku, kemudian pulang ke rumahnya mengambil sebilah parang. Setibanya di lokasi kejadian, lantas menyerang korban.
"Dengan refleks, korban menghindar dan memeluk pelaku sambil menjatuhkan parangnya," kata Kombes Pol. Irwan Anwar.
Kejadian itu memancing amarah warga lainnya. Mereka beramai-ramai melakukan penganiayaan.
Setelah mengamankan pelaku dan menenangkan warga lainnya, Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Adeni Muhan mencari tahu permasalahan tersebut sebelum membawanya ke Kantor Polsek Panakkukang Makassar.
"Beruntung karena saat itu Pak Dansat Brimob lewat, kemudian mengamankan pelaku dari amuk massa. Pelaku ini ternyata sedang mabuk dan berhalusinasi karena telah menghisap lem fox," ucap Irwan Anwar.
"Waktu kejadian, Pak Dansat Brimob Kombes Pol. Adeni Muhan melintas di Jalan Hertasning Baru dan melihat banyak orang berkerumun, kemudian turun dari mobilnya dan melihat ada seorang pemuda diamuk massa," kata Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Irwan Anwar di Makassar, Jumat.
Ia menjelaskan kejadian bermula saat pelaku Aldi melintas di Jalan Hertasning Baru sekitar pukul 13.20 Wita sambil mengendarai sepeda motor dan membunyikan kendaraannya dengan keras di depan tukang parkir Jamaluddin alias Jamal (30).
Pelaku yang saat itu terus mengeraskan suara kendaraan bermotornya, kemudian ditegur oleh korban Jamaluddin agar tidak membunyikan kendaraannya dengan kencang.
Namun, teguran itu tidak diterima baik oleh pelaku, kemudian pulang ke rumahnya mengambil sebilah parang. Setibanya di lokasi kejadian, lantas menyerang korban.
"Dengan refleks, korban menghindar dan memeluk pelaku sambil menjatuhkan parangnya," kata Kombes Pol. Irwan Anwar.
Kejadian itu memancing amarah warga lainnya. Mereka beramai-ramai melakukan penganiayaan.
Setelah mengamankan pelaku dan menenangkan warga lainnya, Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Adeni Muhan mencari tahu permasalahan tersebut sebelum membawanya ke Kantor Polsek Panakkukang Makassar.
"Beruntung karena saat itu Pak Dansat Brimob lewat, kemudian mengamankan pelaku dari amuk massa. Pelaku ini ternyata sedang mabuk dan berhalusinasi karena telah menghisap lem fox," ucap Irwan Anwar.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor : Daniel
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Polda Sulawesi Selatan agendakan zikir dan doa kebangsaan Pemilu damai
10 February 2024 17:28 WIB, 2024
Kapolda Papua : Belum ada laporan pertemuan Pj Bupati Nduga dengan Egianus Kogoya
17 July 2023 13:26 WIB, 2023
Polisi bekuk komplotan curanmor lintas kabupaten di Sulawesi Selatan
26 February 2023 21:22 WIB, 2023
Polda Sulsel-Perumda Pasar Makassar bahas keamanan pasar saat Ramadhan 1443 H
11 March 2022 5:54 WIB, 2022
Densus 88 tangkap empat terduga teroris di sejumlah daerah di Jateng
14 February 2022 12:50 WIB, 2022
Polda Sulsel kembangkan kasus video viral terkait bayi meninggal di ambulans
20 January 2022 5:43 WIB, 2022
Polda Sulsel selidiki video viral sopir ambulans tidak diberikan jalan
18 January 2022 5:51 WIB, 2022