Persediaan Cabai Besar Sulsel Mulai Stabil
Jumat, 6 Agustus 2010 12:39 WIB
Makassar (ANTARA News) - Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulawesi Selatan menyatakan, persediaan cabai besar kembali stabil setelah sempat banyak terserap ke Pulau Jawa karena harga jual lebih tinggi.
"Harga cabai besar sudah mulai menurun sudah di bawah Rp60 ribu di Pulau Jawa. Di Makassar sendiri berdasarkan pantauan harian di Pasar Terong sekitar Rp30 ribu," jelasnya Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulsel Luthfi Halide di Makassar, Kamis.
Penurunan harga di Pulau Jawa membuat petani cabai Sulsel tidak lagi memasok hasil produksinya dalam jumlah banyak. "Harga cabai tinggi juga karena petani cabai di Pulau Jawa tidak berproduksi," katanya.
Ia menambahkan, Sulsel memiliki kelebihan karena dapat menanam sepanjang tahun. Ia memastikan persediaan cabai terutama menghadapi Ramadhan dan Lebaran tetap terkendali.
Pemerintah juga tetap melakukan pengawasan dan intervensi di tingkat petani, distributor dan pedagang untuk menjaga kestabilan persediaan dan harga.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan pemerintah provinsi menyiapkan dana darurat untuk menjaga stabilitas persediaan bahan pangan, minimal untuk cabai jika memang dibutuhkan.
Kenaikan cukup signifikan sempat terjadi pada cabai besar karena petani sentra cabai di Sulsel seperti di Kabupaten Enrekang langsung mendistribusikannya keluar provinsi. Ia mengharapkan petani menjaga dulu persediaan untuk daerah.(T.KR-RY/S016)
"Harga cabai besar sudah mulai menurun sudah di bawah Rp60 ribu di Pulau Jawa. Di Makassar sendiri berdasarkan pantauan harian di Pasar Terong sekitar Rp30 ribu," jelasnya Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sulsel Luthfi Halide di Makassar, Kamis.
Penurunan harga di Pulau Jawa membuat petani cabai Sulsel tidak lagi memasok hasil produksinya dalam jumlah banyak. "Harga cabai tinggi juga karena petani cabai di Pulau Jawa tidak berproduksi," katanya.
Ia menambahkan, Sulsel memiliki kelebihan karena dapat menanam sepanjang tahun. Ia memastikan persediaan cabai terutama menghadapi Ramadhan dan Lebaran tetap terkendali.
Pemerintah juga tetap melakukan pengawasan dan intervensi di tingkat petani, distributor dan pedagang untuk menjaga kestabilan persediaan dan harga.
Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengatakan pemerintah provinsi menyiapkan dana darurat untuk menjaga stabilitas persediaan bahan pangan, minimal untuk cabai jika memang dibutuhkan.
Kenaikan cukup signifikan sempat terjadi pada cabai besar karena petani sentra cabai di Sulsel seperti di Kabupaten Enrekang langsung mendistribusikannya keluar provinsi. Ia mengharapkan petani menjaga dulu persediaan untuk daerah.(T.KR-RY/S016)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Ekonomi
Lihat Juga
Kepala BPH Migas: Penyaluran BBM subsidi bagi nelayan di Makassar berjalan tertib
04 June 2026 18:09 WIB