Pelindo Regional 4 tunggu studi kelayakan pembangunan "dry port" di Sulsel
Kamis, 3 Maret 2022 6:53 WIB
Ilustrasi Makassar New Port salah satu pelabuhan kelolaan PT Pelindo Regional 4 di Makassar. Antara/ HO-Pelindo
Makassar (ANTARA) - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) melalui Pelindo Regional 4 saat ini menunggu hasil studi kelayakan dari rencana pembangunan dua "dry port" di Sulawesi Selatan.
"Untuk studi kelayakannya, kami menggandeng Universitas Hasanuddin, Makassar," kata Regional Head 4 Pelindo Dwi Rahmad Toto di Makassar, Rabu.
Menurut dia, setelah studi kelayakan rampung dan disetujui, maka "dry port" siap dibangun oleh pemerintah daerah di dua kabupaten di Sulawesi Selatan, yakni Sidrap dan Jeneponto.
Dia mengatakan rencana pembangunan "dry port" itu akan dikerjasamakan dengan pemerintah daerah.
“Jadi dari pihak science Unhas sudah kita minta untuk menyusun studi berkaitan dengan pembangunan dan pengoperasian 'dry port' di Sidrap dan Jeneponto," ujarnya.
Hasil studi tersebut, lanjut Toto, akan didalami feasibility study-nya, kemudian masih akan dibahas lebih lanjut dengan pihak pemda masing-masing.
Jika melihat kondisi saat ini, lanjut dia, di wilayah Selatan dan Utara Sulawesi Selatan kendaraan cukup padat terutama truk.
Dua wilayah itulah yang akan menjadi kantong yang bisa diharapkan menumbuhkan perekonomian baru dan bisa memberikan manfaat bagi pendapatan asli daerah (PAD) dan perekonomian daerah setempat.
Saat ini, katanya, sudah tercipta jalur distribusi eksisting sehingga di wilayah selatan hampir semua barang ekspor sudah masuk dalam peti kemas dan langsung ke pelabuhan. Begitu pula dengan di wilayah Utara.
"Pembangunan 'dry port' ini disiapkan untuk menunjang aktivitas Makassar New Port (MNP)," ujar Toto.
"Untuk studi kelayakannya, kami menggandeng Universitas Hasanuddin, Makassar," kata Regional Head 4 Pelindo Dwi Rahmad Toto di Makassar, Rabu.
Menurut dia, setelah studi kelayakan rampung dan disetujui, maka "dry port" siap dibangun oleh pemerintah daerah di dua kabupaten di Sulawesi Selatan, yakni Sidrap dan Jeneponto.
Dia mengatakan rencana pembangunan "dry port" itu akan dikerjasamakan dengan pemerintah daerah.
“Jadi dari pihak science Unhas sudah kita minta untuk menyusun studi berkaitan dengan pembangunan dan pengoperasian 'dry port' di Sidrap dan Jeneponto," ujarnya.
Hasil studi tersebut, lanjut Toto, akan didalami feasibility study-nya, kemudian masih akan dibahas lebih lanjut dengan pihak pemda masing-masing.
Jika melihat kondisi saat ini, lanjut dia, di wilayah Selatan dan Utara Sulawesi Selatan kendaraan cukup padat terutama truk.
Dua wilayah itulah yang akan menjadi kantong yang bisa diharapkan menumbuhkan perekonomian baru dan bisa memberikan manfaat bagi pendapatan asli daerah (PAD) dan perekonomian daerah setempat.
Saat ini, katanya, sudah tercipta jalur distribusi eksisting sehingga di wilayah selatan hampir semua barang ekspor sudah masuk dalam peti kemas dan langsung ke pelabuhan. Begitu pula dengan di wilayah Utara.
"Pembangunan 'dry port' ini disiapkan untuk menunjang aktivitas Makassar New Port (MNP)," ujar Toto.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor : Redaktur Makassar
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pelindo Regional 4 berikan pelatihan UMKM Disabilitas untuk penguatan ekonomi
07 October 2024 15:19 WIB, 2024
Pelindo REgional IV Makassar siapkan dua produk kriya pada Bazar UMKM Kementerian BUMN
30 September 2024 8:03 WIB, 2024
Pelindo Regional IV gelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga Makassar
03 March 2023 18:42 WIB, 2023
Pelabuhan Makassar maksimalkan posko antisipasi lonjakan penumpang jelang Natal
20 December 2022 14:12 WIB, 2022
Arus penumpang di Pelabuhan Makassar naik 32,38 persen jelang Natal & Tahun Baru
22 December 2021 23:10 WIB, 2021
Terpopuler - Bisnis
Lihat Juga
Telkomsel fasilitasi sanitasi di Maros guna tingkatkan kualitas hidup masyarakat
21 May 2026 11:43 WIB
Wali Kota Makassar instruksikan hasil "urban farming" bisa pasok kebutuhan MBG
19 May 2026 21:39 WIB