Penginapan di NTT Cukup Hadapi "Sail Komodo"
Rabu, 25 April 2012 13:25 WIB
Kupang (ANTARA News) - Fasilitas penginapan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), cukup untuk mendukung pelaksanaan "Sail Komodo" 2013, yang akan diikuti ratusan wisatawan dari berbagai belahan dunia.
"Acara penyambutan peserta "Sail Komodo 2013" akan dilaksanakan di Kupang dan penutupan di Labuan Bajo, Flores. Di dua kota ini tersedia cukup penginapan," kata Kepala Dinas Pariwisata Senin dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur Abraham Klalik, di Kupang, Rabu.
Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan kesiapan infrastruktur, terutama penginapan di NTT khususnya di Labuan Bajo, Pulau Flores yang akan menjadi tempat persinggahan akhir seluruh peserta "Sail Komodo 2013".
Menurut dia, saat ini banyak sekali pengusaha yang berkeinginan untuk membangun penginapan dan restoran di Labuan Bajo, Pulau Flores bagian barat, karena selama dua tahun terakhir ini, jumlah wisatawan yang berkunjung ke daerah itu meningkat tajam.
Banyak wisatawan yang mengeluh tidak memperoleh penginapan untuk datang ke daerah itu, guna melihat dari dekat sosok biawak raksasa Komodo (varanus commodoensis), sebelum dan sesudah ditetapkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia.
Saat ini kata dia, jumlah hotel berbintang yang telah dibangun di Labuan Bajo sekitar sembilan hotel, untuk melayani tamu-tamu yang terus berdatangan di daerah itu, katanya.
"Saya tidak ingat persis sudah berapa hotel, tetapi hotel bintang lima sendiri ada dua hotel yakni Hotel Bintang Flores dan Jayakarta Suite Komodo, satu hotel bintang empat, tiga hotel bintang tiga dan beberapa lainnya hotel bintang dua," katanya.
Saat ini, kata dia, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, juga sedang menawarkan kepada investor untuk membangun hotel berbintang di atas lahan milik pemerintah di Labuan Bajo.
Artinya, untuk fasilitas penginapan cukup memadai untuk mendukung pelaksanaan "Sail Komodo" 2013, kata Abraham Klaik.
Karena itu, siapapun yang ingin datang ke NTT, khususnya ke Labuan Bajo, tidak perlu merasa takut untuk tidak mendapat tempat penginapan. (T.B017/Y008)
"Acara penyambutan peserta "Sail Komodo 2013" akan dilaksanakan di Kupang dan penutupan di Labuan Bajo, Flores. Di dua kota ini tersedia cukup penginapan," kata Kepala Dinas Pariwisata Senin dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur Abraham Klalik, di Kupang, Rabu.
Dia mengemukakan hal itu berkaitan dengan kesiapan infrastruktur, terutama penginapan di NTT khususnya di Labuan Bajo, Pulau Flores yang akan menjadi tempat persinggahan akhir seluruh peserta "Sail Komodo 2013".
Menurut dia, saat ini banyak sekali pengusaha yang berkeinginan untuk membangun penginapan dan restoran di Labuan Bajo, Pulau Flores bagian barat, karena selama dua tahun terakhir ini, jumlah wisatawan yang berkunjung ke daerah itu meningkat tajam.
Banyak wisatawan yang mengeluh tidak memperoleh penginapan untuk datang ke daerah itu, guna melihat dari dekat sosok biawak raksasa Komodo (varanus commodoensis), sebelum dan sesudah ditetapkan sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia.
Saat ini kata dia, jumlah hotel berbintang yang telah dibangun di Labuan Bajo sekitar sembilan hotel, untuk melayani tamu-tamu yang terus berdatangan di daerah itu, katanya.
"Saya tidak ingat persis sudah berapa hotel, tetapi hotel bintang lima sendiri ada dua hotel yakni Hotel Bintang Flores dan Jayakarta Suite Komodo, satu hotel bintang empat, tiga hotel bintang tiga dan beberapa lainnya hotel bintang dua," katanya.
Saat ini, kata dia, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, juga sedang menawarkan kepada investor untuk membangun hotel berbintang di atas lahan milik pemerintah di Labuan Bajo.
Artinya, untuk fasilitas penginapan cukup memadai untuk mendukung pelaksanaan "Sail Komodo" 2013, kata Abraham Klaik.
Karena itu, siapapun yang ingin datang ke NTT, khususnya ke Labuan Bajo, tidak perlu merasa takut untuk tidak mendapat tempat penginapan. (T.B017/Y008)
Pewarta :
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
KSP ingatkan kesiapan sirkuit dan penginapan jelang WSBK 2022 di Mandalika
12 October 2022 12:14 WIB, 2022
Polrestabes Makassar tingkatkan pengawasan narkoba jelang akhir tahun
05 December 2021 19:39 WIB, 2021
Maluku Utara siapkan 400 rumah ASN untuk penginapan kafilah STQN XXVI
04 October 2021 9:04 WIB, 2021