Walang Sangit Serang Tanaman Padi Mamuju
Selasa, 28 Mei 2013 8:47 WIB
Mamuju (ANTARA Sulsel) - Hama Walang Sangit menyerang tanaman padi petani di Desa Orobatu, dan Desa Tampalang, Kecamatan Tapalang Mamuju Provinsi Sulawesi Barat.
"Serangan hama walang sangit sejak sebulan terakhir membuat tanaman padi petani rusak dan mengakibatkan ancaman gagal panen," kata Akbar salah seorang petani setempat di Mamuju, Selasa.
Ia mengatakan, petani kesulitan dalam menghadapi serangan hama padi yang selalu menjadi ancaman setiap tahun dan datang secara bergiliran itu.
"Begitu banyaknya hama yang dijuluki masyarakat setempat dengan sebutan "Tadano" itu, membuat petani kewalahan, petani hanya menyingkirkan kejalan hama itu agar dilindas kendaraan yang lalu lalang sehingga jalan juga dipenuhi hama itu," katanya.
Menurut dia, hama Walang Sangit, merusak padi dengan cara menghisap butiran gabahnya yang sedang akan terisi padi sehingga isi padi habis.
"Hama itu mengeluarkan bau yang tidak sedap, sehingga petani bertambah kesulitan memberantasnya," katanya.
Ia mengatakan, petani terkadang tertipu dengan serangan hama itu karena menyanka tanaman padinya masih bisa dipanen, namun ternyata isi gabah padi petani yang diserang ternyata sudah habis dimakan hama padi itu.
"Kami betul betul stres dibuat hama itu, karena penyuluh pertanian juga mengaku tidak mampu mengantisipasinya, meski menggunakan racun hama karena tidak mempan, sehingga petani hanya bisa pasrah dan membiarkannya,"katanya.
Kamil, petani lainnya mengatakan, bukan hanya hama walang sangit tapi sejumlah hama padi lainnya juga menyerang tanaman padi petani seperti bersamaan seperti hama wereng, dan juga ulat daun yang datang yang datang dari dalam tahan membuat petani semakin merugi.
Ia mengatakan, hama itu membuat produksi padi petani menjadi menurun karena produksi padi petani hanya sekitar satu ton perhektare, padahal produksi padi petani di Mamuju ada yang mencapai lima ton perhektare karena tidak diserang hama.
Ia meminta pemerintah di Mamuju dapat memberikan perhatian kepada petani di Kecamatan Tapalang dengan membasmi hama yang selama ini telah meresahkan petani agar petani dapat kembali berproduksi dengan baik dan kesejahteraannya dapat meningkat. ES Syafei
"Serangan hama walang sangit sejak sebulan terakhir membuat tanaman padi petani rusak dan mengakibatkan ancaman gagal panen," kata Akbar salah seorang petani setempat di Mamuju, Selasa.
Ia mengatakan, petani kesulitan dalam menghadapi serangan hama padi yang selalu menjadi ancaman setiap tahun dan datang secara bergiliran itu.
"Begitu banyaknya hama yang dijuluki masyarakat setempat dengan sebutan "Tadano" itu, membuat petani kewalahan, petani hanya menyingkirkan kejalan hama itu agar dilindas kendaraan yang lalu lalang sehingga jalan juga dipenuhi hama itu," katanya.
Menurut dia, hama Walang Sangit, merusak padi dengan cara menghisap butiran gabahnya yang sedang akan terisi padi sehingga isi padi habis.
"Hama itu mengeluarkan bau yang tidak sedap, sehingga petani bertambah kesulitan memberantasnya," katanya.
Ia mengatakan, petani terkadang tertipu dengan serangan hama itu karena menyanka tanaman padinya masih bisa dipanen, namun ternyata isi gabah padi petani yang diserang ternyata sudah habis dimakan hama padi itu.
"Kami betul betul stres dibuat hama itu, karena penyuluh pertanian juga mengaku tidak mampu mengantisipasinya, meski menggunakan racun hama karena tidak mempan, sehingga petani hanya bisa pasrah dan membiarkannya,"katanya.
Kamil, petani lainnya mengatakan, bukan hanya hama walang sangit tapi sejumlah hama padi lainnya juga menyerang tanaman padi petani seperti bersamaan seperti hama wereng, dan juga ulat daun yang datang yang datang dari dalam tahan membuat petani semakin merugi.
Ia mengatakan, hama itu membuat produksi padi petani menjadi menurun karena produksi padi petani hanya sekitar satu ton perhektare, padahal produksi padi petani di Mamuju ada yang mencapai lima ton perhektare karena tidak diserang hama.
Ia meminta pemerintah di Mamuju dapat memberikan perhatian kepada petani di Kecamatan Tapalang dengan membasmi hama yang selama ini telah meresahkan petani agar petani dapat kembali berproduksi dengan baik dan kesejahteraannya dapat meningkat. ES Syafei
Pewarta : M Faisal Hanapi
Editor :
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TPHP Sulbar tangani dampak El Nino pada tanaman padi di Kabupaten Mamasa
03 October 2024 19:13 WIB, 2024
BMKG IV Makassar minta warga waspada potensi hujan lebat disertai petir
07 November 2022 16:30 WIB, 2022
Kementan siapkan langkah antisipasi dampak La Nina pada tanaman padi
20 September 2021 15:22 WIB, 2021
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
BNPB: 27 rumah dan dua gereja di Sulawesi Utara rusak akibat gempa Mindanao Filipina
08 June 2026 14:38 WIB
Korban terakhir anak tenggelam di Sungai Mapili Polewali Mandar telah ditemukan
07 June 2026 20:58 WIB