Kuota PPDB jalur domisili capai 90 persen

id kuota ppdb

Ilustrasi-Petugas melayani calon siswa pendaftar yang mengembalikan berkas setelah mendaftar secara online dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di SMA Negeri 1 Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Senin (13/6) (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Kuota Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018 tingkat satuan pendidikan SMA dan SMK di Provinsi Sulawesi Selatan melalui jalur domisili mencapai 90 persen dari keseluruhan jumlah siswa yang diterima.

"Tahun ini, kami mengadopsi murni Permendikbud 17 Tahun 2017 bahwa kami menerapkan sistem zonasi berdasarkan domisili hingga 90 persen, sisanya kita memiliki 5 persen jalur prestasi dan jalur khusus 5 persen," kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel Irman Yasin Limpo yang ditemui di Makassar, Senin.

Dalam sistem domisili ini, kata dia, sudah termasuk untuk siswa inklusi. Misalnya siswa yang memiliki kemampuan ekonomi rendah dan berkebutuhan khusus.?

Khusus jalur prestasi, Irman mengatakan, pihaknya hanya mengakomodir calon siswa yang memiliki prestasi atau penghargaan di bidang olahraga, seni dan prestasi lainnya yang dianggap menunjang karakter.

"Misalnya Porda, PON, MTQ, atau olimpiade sains,"?imbuhnya.

Pihaknya akan membuat aturan yang lebih teknis terkait proses PPDB ini.

"Kita akan buat aturan dalam bentuk Peraturan Gubernur (Pergub), dalam Permendikbud tersebut di pasal terakhir, Pemda bisa membuat kebijakan lanjutan," ucapnya.?

Sebagai informasi, untuk PPDB tahun 2017 lalu, Disdik Sulsel menerapkan dua jalur penerimaan, yaitu jalur akademik sebesar 42 persen dan non akademik 58 persen.

Khusus jalur non akademik ini terbagi lagi menjadi empat mulai dari domisili sebanyak 30 persen, afirmasi 20 persen, prestasi 5 persen dan kemitraan 3 persen.
Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar