Pemprov siapkan instrumen Operasi Pasar

id operasi pasar, Soni Sumarsono, penjabat gubernur Sulsel, Ramadhan, Sulsel

Penjabat Gubernur Sulsel Soni Sumarsono (FOTO/Pemprov Sulsel)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyiapkan instrumen operasi pasar sebagai salah satu metode untuk mengendalikan harga pada Bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri mendatang.

"Kita sudah siapkan, jika harga naik di atas 15 persen, kita lakukan operasi pasar," kata Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Soni Sumarsono di Makassar, Rabu.

Menurut Soni, dari sisi stok bahan kebutuhan pokok, Provinsi Sulsel memiliki stok yang cukup bahkan cenderung surplus, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir.

"Dari hasil pantauan kami, stok pangan berlebih, dan harga terkendali," ujarnya.

Pihaknya kata dia, juga akan terus mencermati fluktuasi harga, termasuk di pasar-pasar tradisional.

"Saat ini, harga-harga justru cenderung turun, cabai merah misalnya yang pekan lalu sampai Rp40 ribu, sekarang tinggal Rp25 ribu," ujarnya.

Pemprov Sulsel, lanjutnya, juga telah berkoordinasi dengan Bulog, PLN, dan Pertamina terkait pemenuhan bahan kebutuhan pokok tersebut.

Untuk distribusi, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan TNI AL dan AU, sehingga jika dibutuhkan pihak TNI dapat menggunakan sarana dan prasarananya untuk mendukung distribusi ke daerah-daerah yang sulit terjangkau, misalnya karena masalah iklim.

"Jadi untuk daerah kepulauan yang sulit dijangkau, kalau memang dibutuhkan kita bisa meminta dukungan TNI," pungkasnya.
 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar