Kapolda Sulsel berharap tidak ada begal

id Arus mudik,Lebaran,Kapolda sulsel,Irjen pol umar septono,Begal

Foto dokumentasi. Kapolda Sulsel Irjen Umar Septono (kiri). ANTARA FOTO/Yusran Uccang

Makassar (Antaranews Sulsel) - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan Irjen Polisi Umar Septono berharap tidak ada lagi begal yang beraksi menyusul adanya perintah tembak di tempat dari Mabes Polri yang berlaku di semua daerah.

"Saya harap tidak ada begal lagi. Mari saling menjaga pada bulan puasa ini dan ke depannya tidak ada lagi begal," kata Irjen Pol. Umar Septono di Makassar, Selasa.

Ia mengatakan bahwa bulan puasa adalah bulan penuh berkah bagi umat Islam maupun umat manusia secara umum.

Jika terdapat tindakan-tindakan yang dapat membahayakan keselamatan orang lain, khususnya para pemudik, dia menegaskan bahwa pihaknya akan bertindak tegas.

"Tindakan tegas dan terukur dilakukan kalau memang mengancam. Akan tetapi, saya berharap hal itu tidak terjadi dan semoga di Sulsel ini aman-aman saja," katanya.

Selain itu, mantan Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) itu menyatakan bahwa pihaknya sudah mengerahkan dua pertiga dari kekuatan Polri di Sulawesi Selatan untuk mengamankan mudik lebaran.

Pengerahan personel dalam jumlah yang besar dilakukan agar masyarakat atau pemudik mendapatkan rasa aman selama mudik. Apalagi, polisi dibantu oleh TNI, pemerintah daerah, maupun organisasi kemasyarakatan lainnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepada jajarannya untuk memberikan rasa aman kepada pemudik.

Bahkan, orang nomor satu di jajaran Polri itu memerintahkan para kapolda untuk bertindak tegas terhadap begal motor pemudik.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar