40 atase apresiasi keragaman budaya Sulsel

id atase militer di sulsel,kodam XIV hasanuddin,mayjen agus surya bakti,permesta,roberth plath

Atase pertahanan negara sahabat di Makodam XIV Hasanuddin, Makassar pada Rabu (11/7). ANTARA FOTO/M Hasanuddin/18

Makassar (Antara) - Sebanyal 40 Atase Militer dari 19 negara sahabat yang berkunjung ke Kodam XIV Hasanuddin merasa senang bisa berada di tengah-tengah warga serta mengapresiasi keberagaman suku dan budaya di Sulawesi Selatan.
     
"Kami telah mengunjungi beberapa tempat di Indonesia dan pada umumnya kami semua kagum atas keberagaman suku dan budaya di Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan," ujar Atase Militer Australia Roberth Plath di Kodam XIV Hasanuddin Makassar, Rabu.
     
Ia mengatakan beberapa penjelasan yang disampaikan langsung oleh Panglima Kodam XIV Hasanuddin Mayor Jenderal TNI Agus Surya Bakti serta beberapa bukti prasasti serta lukisan tentang para pendahulu masyarakat Sulsel membuat pihaknya kagum.
     
Roberth menyatakan menyatukan perbedaan dalam masyarakat yang begitu heterogen cukup sulit dilakukan, namun di Sulawesi Selatan adalah salah satu bukti kerukunan tersebut.
   
Dia pun memuji sikap dan karakter para prajurit militer Kodam XIV Hasanuddin yang begitu dekat dengan masyarakat, sehingga keamanan dan kedaulatan bangsa bisa terjaga.
     
"Kami sebelum ke sini (Sulsel) terlebih dahulu berkunjung ke Papua dan di sana pun kami banyak belajar tentang masyarakat Indonesia. Indonesia punya banyak suku dan budaya tapi tetap satu," katanya.
     
Sementara itu Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Agus Surya Bakti menyambut hangat kedatangan para Atase Militer negara sahabat yang melakukan tur di beberapa daerah di Indonesia.
   
 "Ini adalah kegiatan rutin dari atase militer negara sahabat dan sebenarnya hampir setiap saat kami itu ingin dikunjungi, makanya dibuat  semacam tur dengan mengumpulkan para atase kemudian datang secara rombongan ke daerah-daerah di Indonesia," katanya.
     
Dalam kesempatan itu juga dirinya menjelaskan tentang kekuatan TNI dan rakyat yang disebutnya sebagai perjuangan rakyat semesta (Permesta) yang telah ada sejak dulu hingga saat ini. 
Pewarta :
Editor: Suriani Mappong
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar