Penumpang penerbangan internasional turun 40,63 persen

id bps sulsel,akmal,kabid statistik distribusi,penumpang penerbangan internasional menurun

Badan Pusat Statistik (Antara News)

Kalau secara statistik, baik penumpang yang datang dari luar negeri ataupun yang akan ke luar negeri itu penurunannya cukup besar. Kalau yang datang itu turunnya sekitar 30,66 persen sedangkan yang berangkat turunnya lebih besar lagi sekitar 51,15 pe
Makassar (Antaranews Sulsel) - Jumlah penumpang pesawat rute internasional dari Bandara Internasional Hasanuddin Makassar, mengalami penurunan 40,63 persen pada Mei 2018 dari 29.307 orang pada April 2018 menjadi 17.401 orang penumpang.

"Berdasarkan data yang ada, penumpang pesawat yang datang dari luar negeri ataupun berangkat ke luar negeri itu jumlahnya sebanyak 17.401 orang penumpang," ujar Kepala Bidang Statistik Distribusi, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan Akmal di Makassar, Senin.

Ia menjelaskan data penumpang datang dari luar negeri mencapai 10.438 orang dan penumpang dari Sulawesi Selatan yang akan berangkat ke luar negeri sebanyak 6.963 orang.

Untuk penumpang yang akan ke luar negeri mengalami penurunan cukup jauh yakni sekitar 30,66 persen dari 15.053 orang pada April 2018 menjadi 10.483 orang pada Mei 2018.

Pada penerbangan ke luar negeri jumlah penumpang juga mengalami penurunan dan tercatat hanya 6.963 orang pada Mei 2018 ini yang sebelumnya 14.254 orang pada April 2018 atau secara prosentase penurunannya sebesar -51,15 persen.

"Kalau secara statistik, baik penumpang yang datang dari luar negeri ataupun yang akan ke luar negeri itu penurunannya cukup besar. Kalau yang datang itu turunnya sekitar 30,66 persen sedangkan yang berangkat turunnya lebih besar lagi sekitar 51,15 persen," katanya.

Akmal mengatakan jumlah penumpang atau warga Sulawesi Selatan yang akan bepergian ke luar negeri jumlahnya cukup banyak dan umumnya melakukan perjalanan ibadah dan ziarah ke Arab Saudi.

"Kalau yang berangkat ke luar negeri itu didominasi oleh warga yang akan menunaikan ibadah umroh. Jumlahnya memang selalu besar dan angkanya cukup stabil. Tetapi kalau penerbangan dengan tujuan lainnya itu fluktuatif dan melihat momen-momen tertentu," katanya.

Pada penerbangan domestik, Akmal melanjutkan, juga mengalami penurunan sebesar 5,56 persen dari 1.096.788 pada April 2018 menjadi 1.035.847 pada Mei 2018.

Selain itu Akmal menyebut pada perjalanan dengan menggunakan moda transportasi laut juga mengalami peningkatan sebesar 52,32 persen dari 15.256 orang pada April menjadi 23.238 pada Mei 2018.
Pewarta :
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar