Mesut Ozil mundur dari timnas Jerman

id mesut ozil,pemain timnas jerman,Presiden Turki,Recep Tayyip Erdogan ,pemain berdarah turki

Selebrasi gelandang Jerman Mesut Ozil usai mencetak gol ke gawang Aljazair pada laga 16 Besar Piala Dunia 2014 di Beira-Rio Stadium, Porto Alegre (30/6). (AFP PHOTO/PATRIK STOLLARZ)

Berlin (Antaranews Sulsel) - Mesut Ozil mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional sepak bola Jerman dengan dampak yang berlaku secepatnya pada Minggu, karena merasa dirinya mendapat diskriminasi yang tidak adil seputar pertemuannya dengan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Mei.

Ozil (29) merupakan gelandang Jerman dan bagian dari skuat Jerman yang tersingkir di fase grup Piala Dunia 2018 di Rusia, dan menjadi target kritik untuk penampilannya serta pertemuannya dengan Erdogan, yang dituding melakukan pelanggaran hak asasi manusia.

Pengatur serangan Arsenal itu memiliki darah Turki dan membela aksinya melalui pernyataan panjang, pertama kalinya ia membahas masalah ini di depan umum.

"Bagi saya, berfoto dengan Presiden Erdogan bukan mengenai politik atau pemilihan, ini mengenai saya menghormati institusi tertinggi negara keluarga saya," kata Ozil dalam pernyataannya di Twitter.

"Pekerjaan saya adalah pemain sepak bola dan bukan politisi, dan pertemuan kami bukan merupakan dukungan kebijakan apapun."

"Perlakuan yang saya terima dari DFB (Asosiasi Sepak Bola Jerman) dan banyak pihak lainnya membuat saya tidak lagi ingin mengenakan kaus tim nasional Jerman," tambah Ozil seperti dikutip Reuters.

"Saya merasa tidak diinginkan dan berpikir apa yang telah saya capai sejak debut internasional saya pada 2009 telah dilupakan."

Orang-orang dengan latar belakang diskriminasi rasial semestinya tidak diizinkan bekerja di federasi sepak bola terbesar di dunia yang memiliki pemain-pemain dari keluarga berkebudayaan ganda. Sikap seperti mereka jelas tidak merefleksikan para pemain yang mereka wakili."

"Dengan berat hati dan setelah melakukan banyak pertimbangan karena kejadian-kejadian terkini, saya tidak akan lama lagi bermain untuk Jerman di level internasional karena saya memiliki perasaan rasisme dan tidak dihormati," tambahnya.

"Saya dulu mengenakan kaus timnas Jerman dengan perasaan bangga dan kegembiraan, namun sekarang tidak lagi," ujar Ozil.

Baca juga: Ozil membela diri terkait foto dengan Erdogan
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar