
236 ASN Sulbar terima Satyalancana Karya Satya

"Penghargaan Satyalancana Karya Satya diberikan setiap tahun kepada ASN jelang peringatan HUT Kemerdekaan RI," kata Gubernur Sulbar...
Mamuju (Antaranews Sulsel) - Sebanyak 236 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, mendapat penghargaan Satyalancana Karya Satya.
"Penghargaan Satyalancana Karya Satya diberikan setiap tahun kepada ASN jelang peringatan HUT Kemerdekaan RI," kata Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar saat memberikan penganugerahan/penyematan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya untuk masa pengabdian, 10, 20 dan 30 tahun bagi ASN di daerah itu, Rabu.
Ke-236 ASN yang menerima penghargaan tersebut terdiri dari, ASN dengan masa kerja 30 tahun sebanyak 48 orang, 20 tahun sebanyak 46 orang dan 10 tahun berjumlah 142 orang.
Pemberian penghargaan tersebut kata Ali Baal Masdar, sebagai bentuk apresiasi dan mengenang peristiwa bersejarah saat Indonesia merdeka, yang telah menjadi pusat perhatian penting di tahap awal kemerdekaan.
"Selamat kepada ASN yang mendapat penghargaan. Ini merupakan pemberian bangsa dan negara kepada kita, sebagai motivasi bagi ASN agar senantiasa menjadi suri tauladan di tempat kita bekerja," tutur Ali Baal Masdar.
Penghargaan itu lanjut Gubernur, diberikan kepada ASN yang telah memenuhi syarat pengabdian masa kerja 30, 20 dan 10 tahun tanpa cacat atau tidak pernah dikenai hukuman disiplin serta mempertimbangkan aspek moral dalam mengabdi dan melaksanakan tugas kepada negara yang memiliki tanggung jawab yang cukup berat.
Gubernur berharap kepada seluruh komponen ASN lingkup Pemprov Sulbar agar selalu bekerja dengan baik dan penuh dedikasi.
"Pemimpin akan melihat dan memantau anda, kalau kerja sudah maksimal dan sesuai dengan standar pelayanan, maka sudah pantas para ASN diberikan penghargaan dalam bentuk Satyalancana Karya Satya," tandas Ali Baal Masdar.
Sementara itu Kepala BKD Sulbar Amujib mengatakan, ke depan proses pemberian Satyalancana Karya Satya akan lebih terukur lagi.
"Proses pemberian penghargaan ini sudah berjalan sebelum saya jadi kepala BKD. Jadi kedepannya, kita ingin prosesnya akan dilakukan lebih terukur lagi, misalnya melihat dari masa pengabdian, aspek dedikasi dan aspek prestasi lainnya," sebut Amujib.
Pewarta : Amirullah
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
