BNNP Sulsel periksa urine petugas Lapas Makassar

id tes urine,lapas makassar,bnnp sulsel

Pegawai lapas mengikuti tes urine yang dilaksanakan oleh BNNP Sulsel di Lapas Klas 1 Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (15/8). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/18.

"Hari ini giliran petugas Lapas Kelas I Makassar yang urinenya diperiksa setelah beberapa instansi lainnya...
Makassar (Antaranews Sulsel) - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan memeriksa urine para petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IA Makassar untuk memastikan tidak ada pegawai yang menggunakan obat-obat terlarang seperti narkoba.

"Hari ini giliran petugas Lapas Kelas I Makassar yang urinenya diperiksa setelah beberapa instansi lainnya juga meminta agar urine anggotanya diperiksa," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNP Sulsel Jamaluddin di Makassar, Rabu.

Ia mengatakan pemeriksaan urine anggota Lapas Kelas I Makassar merupakan rangkaian pemeriksaan yang dilakukan diseluruh instansi horisontal di lingkup Makassar hingga Sulsel.

Jamaluddin mengungkapkan jika pemeriksaan yang dilakukannya terhadap petugas Lapas ini juga adalah yang pertama dilakukannya di luar dari instanis vertikal karena sebelum-sebelumnya, pihaknya hanya sering melakukan pemeriksaan terhadap instansi kepolisian.

"Senin kemarin itu kami periksa urine anggota Satpol PP Provinsi Sulsel dan hari ini juga kami sisir untuk anggota Lapas. Mengenai kapang dan siapa saja yang selanjutnya akan diperiksa urinenya, masih dirahasiakan," katanya.

Kepala Lapas Kelas IA Makassar Budi Sarwono pada pemeriksaan itu mengatakan jika sebanyak 152 anggotanya diambil urinenya untuk diperiksa. Pemeriksaan berdasarkan koordinasi dengan pihak BNNP sebagai upaya untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan sipir.

Pada pemeriksaan tersebut Budi juga menyerahkan kepada pihak BNNP Sulsel dan apabila dikemudian hari hasil pemeriksaan tersebut terbukti ada petugas Lapas yang terbukti menggunakan narkoba, maka akan diberikan sanksi tegas.

"Kami hanya ingin memastikan jika semua anggota kami itu bersih, maka upaya ini kami tempuh karena cara seperti adalah salah satu pembuktiannya. Kalau ada yang positif terbukti, maka pasti akan ada sanksinya," katanya.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar