Gubernur Sulsel terpilih klarifikasi sewa helikopter

id nurdin abdullah,gubernur sulsel terpilih,sea helikopter,bupati bantaeng,apbd-p 2018

Foto dokumentasi. Gubernur Sulsel terpilih periode 2018-2023 HM Murdin Abdullah (FOTO/Syamsurya Pratama)

Makassar (Antaranews Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) terpilih Nurdin Abdullah mengkkalrifikasi adanya informasi mengenai usulan sewa helikopter dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2018.

"Visi saya ingin menyelesaikan masalah daerah terpencil, masak anggaran helikopter mau didahulukan," ujar Nurdin kepada wartawan di Makassar, Kamis.

Nurdin yang akan berakhir menjabat Bupati Bantaeng dua periode ini mengakui selama ini pihaknya sering kali menggunakan helikopter tanpa menggunakan APBD, tetapi berkat bantuan koleganya.

"Ke mana-mana naik helikopter, itu tidak pakai APBD. Itu karena silaturahmi kita yang bagus, kok helikopter dibesar-besarkan," kata Nurdin yang akan dilantik sebagai Gubernur Sulsel pada September mendatang.

Nurdin mengatakan anggaran helikopter yang diusulkan dimaksudkan untuk kondisi tanggap darurat jika terjadi bencana. Ia menyinggung bencana Lombok yang penanganannya membutuhkan biaya yang besar.

"Itu untuk tanggap darurat, bukan untuk NA (Nurdin Abdullah) dan Wagub. Coba kalau ada orang tenggelam di laut atau ada di gunung mau evakuasi, apakah mau pakai tandu" tuturnya berargumen.

Ia mengajak semua pihak, termasuk media agar tetap menjaga situasi yang kondusif dan memberikan informasi yang mencerahkan bagi masyarakat Sulsel.

"Saya menerima kepercayaan rakyat, mereka tahu karakter saya, saya mengawali jabatan saya di Bantaeng pakai mobil Inova standar, tidak pernah saya minta beli mobil. Masak helikopter dibesar-besarkan. Tidak usah anggarkan helikopter, hari ini saya minta, langsung datang (helikopter), sahabat saya banyak, jaringan saya ada," kata dia.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar