Tiga pencuri motor diamankan Polres Pelabuhan Makassar

id curannmor,pencuri motor,Polres Pelabuhan Makassar,Kasat Reskrim Polres Pelabuhan,AKP Benny Pornika

Ilustrasi. Petugas mengangkat motor hasil sitaan dari tersangka pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Polres Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (8/1). ANTARA FOTO/Yusran Uccang/16.

"Laporan yang masuk kemudian kita pelajari dan kita bekerja sama dengan Unit Opsnal Intelkam Polres Pelabuhan...
Makassar (Antaranews Sulsel) - Satuan Reserse dan Kriminal Polres Pelabuhan Makassar berhasil meringkus tiga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) setelah banyak laporan yang masuk.

"Laporan yang masuk kemudian kita pelajari dan kita bekerja sama dengan Unit Opsnal Intelkam Polres Pelabuhan untuk mengungkap sejumlah pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum kami," ujar Kasat Reskrim Polres Pelabuhan AKP Benny Pornika di Makassar, Jumat.

Para pelaku yang berhasil diamankan oleh anggota gabungan Satreskrim dan Opsnal Intelkam Polres Pelabuhan yakni, Saripuddin (39), warga Jalan Tinumbu, Syamsul alias Tuan Muda (35) dan Syahril alias Calli (32) yang keduanya warga Jalan Barawaja.

AKP Benny mengatakan dasar dari pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor itu sesuai nomor laporan polisi LP/139/IX/2018/Sulsel/Res Pelabuban Makassar.

Laporan tersebut dibuat oleh korban Ferdi Antonio (53) warga Jalan Diponegoro Makassar yang kehilangan sepeda motornya dan mengalami kerugian Rp17 juta.

Dia mengatakan hasil interogasi singkat terhadap para pelaku, para pelaku mengaku sudah beraksi berulang kali di beberapa tempat seperti tersangka Saripudin yang telah mengambil sepeda motor Yamaha Mio Sporty warna putih di sekitar Masjid Al Markaz Al-Islami serta mencuri motor di Jalan Tinumbu yakni Honda Beat warna hitam.

Sementara tersangka lainnya Syamsul serta Syahril mengaku pernah mencuri sepeda motor Yamaha Mio M3 di Jalan Diponegoro Makassar dan menjualnya ke berbagai orang.

"Untuk sementara kawanan pelaku curanmor ini berdasarkan pengakuannya yang diingatnya ada lebih dari 10 TKP (lokasi pencurian) dan anggota sudah mendata semuanya untuk proses pengembangan," katanya.

AKP Benny menerangkan untuk sementara ini, semua barang curian tersebut masih dikejar bersama dengan penadah atau pembeli barang kejahatan tersebut.
Pewarta :
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar