
Gubernur Sulsel: Porda gerakkan ekonomi Pinrang

"Porda memberi manfaat ekonomi bagi daerah, berapa banyak masyarakat dari Sulsel tumpah di Pinrang...
Makassar (Antaranews Sulsel) - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah menilai pelaksanaan Pekan Olahraga Daerah (Porda) ke-XVI turut menggerakkan perekonomian Kabupaten Pinrang sebagai tuan rumah pelaksaanan kegiatan olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.
"Porda memberi manfaat ekonomi bagi daerah, berapa banyak masyarakat dari Sulsel tumpah di Pinrang, tempat wisata dan restoran akan penuh, ekonomi bergerak," kata Nurdin Abdullah saat membuka Porda Sulsel XVI di Kabupaten Pinrang, Minggu.
Ia berharap dari pelaksanaan Porda kali ini akan lahir bibit atlit Sulsel yang dipersiapkan untuk menghadapi pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan datang.
"Jadikan ini sebagai ajang memupuk atlet-atlet berprestasi kita," ujarnya.
Nurdin mengaku selama ini ada kelemahan terkait pembinaan atlit berperestasi. Biasanya, kata dia, setelah ajang ?kompetisi selesai para atlit kembali ke pekerjaan sehari-hari, dan tidak lagi berlatih intensif.
"Setelah kompetisi, mungkin kembali lagi jadi tenaga honorer kontrak, menjadi PNS dan sebagainya," ujarnya.
Padahal, menurut Nurdin, harusnya para atlit diberikan perlakuan khusus agar mereka dapat terus berlatih.
"Para atlet ini harusnya, diberikan kesempatan mempersiapkan diri untuk ajang berikutnya," kata dia.
Pada pembukaan Porda ini, Nurdin Hadir didampingi oleh Ketua PKK Sulsel Liestiaty F Nurdin. Acara pembukaan dilangsungkan di Stadion Bau Massepe, Kabupaten Pinrang.
Pembukaan dihadiri anggota Forum Koordanasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel dan para bupati-wali kota serta ketua DPRD se-Sulsel. Hadir juga mantan Gubernur Sulsel Amin Syam dan istri.
Pekan olahraga empat tahun ini dibuka dengan 500 pelajar yang mempersembahkan tari Assiddingetta, sebagai ungkapan selamat datang.
Porda ini diselenggarakan hingga 30 September mendatang, dengan 28 cabang olahraga dipertandingkan dan diikuti oleh 3.786 orang atlit.
Pembukaan Porda diwarnai dengan defile kontingen yang tampil di Stadion Baumassepe secara berurutan, yakni, Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto , Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, Maros, Palopo, Pangkep, Parepare, Selayar, Sidrap, Sinjai, Soppeng, Takalar, Tanah Toraja, Toraja Utara, Wajo, Pinrang, dan Defile Wasit. Kontingen terbanyak 430 orang dari Kontingen Kabupaten Bantaeng.
Defile kabupaten/kota mempersembahkan berbagai atraksi, seperti olahraga andalan, seni, budaya atau ciri khas mereka. Kabupaten Bone tampil sebagai kontingen dengan defile terbaik.
Pewarta : Nurhaya J Panga
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
