
Danny ingin Makassar jadi gudang atlet nasional

Saya kira Makassar sebagai nomor satu (juara umum) merupakan hal yang wajar. Namun target saya di Porda ini bagaimana kualitas dan penampilan atlet selama berlaga di Porda bisa membuatnya menembus timnas
Pinrang (Antaranews Sulsel) - kontingen Makassar pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI tahun ini bukan hanya fokus mengumpulkan medali namun bagaimana bisa melahirkan banyak atlet yang dapat memperkuat timnas di ajang Internasional kedepan, kata Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.
Danny--sapaan akrab Moh Ramdhan Pomanto di Pinrang, Minggu mengatakan, hal itu melihat masih minimnya atlet asal Kota Daeng yang mampu mengukir prestasi di ajang Asian Games di Jakarta dan Palembang, Sumatera Selatan beberapa waktu lalu.
"Saya kira Makassar sebagai nomor satu (juara umum) merupakan hal yang wajar. Namun target saya di Porda ini bagaimana kualitas dan penampilan atlet selama berlaga di Porda bisa membuatnya menembus timnas," katanya.
Ia menjelaskan, status Makassar sebagai pemegang juara umum selama pelaksanaan Porda memang bukan hal yang baru lagi. Sebab dalam setiap pelaksanaan, ibu kota Sulawesi Selatan itu selalu menjadi langganan Porda.
Untuk itu, pada pelaksanaan Porda tahun ini, dirinya mengaku tidak terlalu fokus untuk melihat keberhasilan atlet meraih medali. Sebaliknya dirinya lebih menekankan bagaimana atlet Makassar mampu mencatatkan atau memecahkan rekor agar bisa dilirik bergabung dalam pelatnas.
"Anggaran kita naik tujuh kali lipat untuk tahun ini. Apa yang kami lakukan tentu saja sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas dan kuantitas atlet agar bisa memperkuat Sulsel ataupun timnas di ajang internasional,"jelasnya.
Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar Agar Jaya mengatakan Pemkot Makassar pada tahun ini mengalokasikan anggaran dana dengan total Rp26,5 miliar dan Rp7,5 miliar diantaranya diperuntukkan untuk bonus bagi pelatih dan atlet peraih emas, perak dan perunggu.
"Untuk rincian berapa nilai bonus yang diterima atlet peraih emas, perak dan perunggu, itu baru akan kita tentukan setelah Porda," ujarnya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
