Bulog Sulteng sudah salurkan beras cadangan pemerintah

id kota pascagempa

Sejumlah polisi membersihkan kota pascagempa dan taunami Palu-Donggala di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (9/10). (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang/18)

Palu (Antaranews) -  Perum Bulog Divisi Regional Sulawesi Tengah sudah menyalurkan jatah beras yang dialokasikan pemerintah pusat untuk memenuhi kebutuhan korban bencana alam di provinsi Sulteng.


"Pemkot Palu, Pemkab Donggala dan Pemkab Sigi sudah mengambil jatah beras masing-masing 100 ton sesuai alokasi dari pemerintah pusat," kata Kepala Bidang Pengadaan dan Operasional Perum Bulog Sulteng, Bahar Haruna di Palu, Senin.


Ia mengatakan setiap daerah untuk provinsi dialokasikan jatah beras untuk bencana alam sebanyak 200 ton, sementara untuk kabupaten/kota dialokasikan jatah beras yang sama masing-masing 100 ton. "Dan tiga daerah yakni Donggala, Kota Palu dan Sigi sudah mengambilnya dari gudang Bulog yang ada di Kelurahan Tondo, Kecamatan Palu Timur," kata dia.


Untuk penyaluran kepada korban gempa dan tsunani, itu dilakukan langsung oleh  pemkab dan pemkot. Bulog hanya menyediakan stok dan melayani permintaan saja.    "Jadi soal distribusi bukan kewenangan Bulog, tetapi masing-masing kabupaten/kota," ujar Bahar.


Situasi kota Palu dan daerah lain di Sulteng, pasca bencana gempa dan tsunami mulai normal. Pasar, SPBU, perbankan, toko swalayan sudah kembali buka melayani kebutuhan masyarakat.

Pewarta :
Editor: Laode Masrafi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar